<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2153">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Persepsi Aparatur Sipil Negara Terhadap Penerapan Wajib Berpakaian Motif Daerah Di Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Simson Takalapeta</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MADE NGURAH DEMI ANDAYANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ajis Salim Adang Djaha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Made Ngurah Demi Andayana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yaherlof Foeh</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xviii + 75 Hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Aparatur Sipil Negara Terhadap Penerapan Wajib Berpakaian Motif Daerah NTT. Tujuan khususnya yaitu Menjelaskan persepsi ASN terhadap motif daerah NTT dan Menjelaskan persepsi ASN terhadap kewajiban berpakaian motif daerah NTT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Informan yang menjadi narasumber dalam penelitian ini adalah ASN (staf dan eselon) pada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur. Total informan dalam penelitian ini berjumlah 120 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu penelitian kepustakaan, observasi dan wawancara dan dokumenasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menjelaskan Persepsi Aparatur Sipil Negara Terhadap Penerapan Wajib Berpakaian Motif Daerah NTTditinjau dari tiga aspek yaitu pemersepsi, situasi, dan target/hal baru. Yang termasuk dalam aspek pemersepsi yaitu menentukan persepsi atas pakaian motif daerah. Yang termasuk dalam aspek situasi yaitu seperti ruang kerja yang tidak ber-AC membuat sebagian ASN berpandangan negative terhadap kebijakan. Yang termasuk dalam aspek target/hal baru yaitu memakai pakaian motif daerah pada mulanya disukai karena motif dirancang secara kombinasi sehingga disenangi/berpandangan positif, tetapi juga setelah lama kelamaan orang ingin menggantinya dengan pakaian motif yang lain. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peninjauan kembali terutama pemakaian sarung berkenaan hari pemakaian, dan frekuensi pemakaiannya, dilakuakan pengadaan sarung dan baju motif bagi PNS lewat pemotongan kesra sehinnga penenun juga merasa senang, dan perlu ada aturan mengenai sanksi bagi yang tidak patuh. Selain itu perlu juga ada promosi yang dilakukan untuk memperkenalkan hasil budaya NTT seperti pameran budaya, lomba fashion show motif daerah, serta promosi melalui media cetak, media social dan media elektronik.
Kata Kunci : Persepsi, Kewajiban dan Motif Daerah</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703060005]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210625]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 Tak P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2970" url="" path="/63201-S1-1703060005-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Persepsi Aparatur Sipil Negara Terhadap Penerapan Wajib Berpakaian Motif Daerah di Dinas Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI_ADM_NEGARA.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2153]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-14 06:43:57]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-09-07 09:24:00]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>