<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21619">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perbaikan Kultivar Kacang Nasi (Vigna Umbellata) Lokal Hitam Melalui Pemuliaan Dengan Metode Irradiasi Multigamma]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ermiati Bia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BARTHOLOMEUS PASANGKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JONSHON TARIGAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Bartholomeus Pasangka</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Bernandus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jonshon Tarigan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[SKRIPSI]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[9]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[individu penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv-50]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kacang nasi (vigna umbellata) merupakan salah satu jenis bahan makanan yang ada di pulau Timor dengan memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Peningkatan produktivitas tanaman kacang nasi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yanitu: penggunaan variates yang unggul, kesubuan tanah, teknik penanaman, kelembaban dan temperatur tanah. Berdasarkan masalah tersebut maka dibuat penelitian mengenai perbaikan kultivar kacang nasi, dai hasil penelitian menunjukan dosis radiasi yang paling tepat untuk pengembangan tanaman kacang nasi lokal Amanatun Selatan adalah 4000 rad. Karakteristik unggul yang diperoleh dari dosis 4000 rad adalah umur berkecambah lebih cepat, waktu tumbuh lebih cepat, jumlaah benih yang tumbuh lebih banyak, umur berbunga lebih awal, lebih cepat menjalar, memiliki polong lebih panjang, jumlah biji dalam satu polong lebih banyak, dan umur panen lebih cepat . Umur tumbuh tercepat terdapat pada tanaman yang diberi dosis 1000 rad, 2000 rad, 3000 rad dan 4000 rad dibanding pada tanaman tanpa radiasi. Jumlah benih yang tumbuh terbanyak terdapat pada tanaman yang diberi dosis 4000 rad yaitu 76 pohon dibanding dengan dosis 3000 rad, 2000 rad, 1000 rad dan tanaman tanpa radiasi. Umur berbunga tanaman kacang nasi tercepat terdapat pada tanaman yang diberi dosis 4000 rad yaitu 30 hari setelah tanam. Tinggi tanaman yang paling tepat untuk kacang nasi lokal Amanatun Selatan adalah dosis 4000 rad yang berkisar antara 80cm-1,7m. Rata-rata panjang polong terpanjang adalah tanaman dengan dosis 4000 rad yaitu 19,6 cm. Rata-rata jumlah biji dalam satu polong terbanyak terdapat pada tanaman dengan dosis 4000 rad yaitu 20 biji. Warna polong muda berwarna hijau dan warna polong kering bewarna putih dan hitam kecoklatan. Persentase pertambahan massa per 250 biji tertinggi terdapat pada dosis 4000 rad yaitu 62,28%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dosis radiasi yang tepat untuk pengembangan tanaman kacang nasi lokal Amanatun Selatan adalah dosis 4000 rad.

Kata Kunci : Perbaikan, Kacang nasi, Radiasi Multigamma</note>
<classification><![CDATA[452.01]]></classification><ministry><![CDATA[45201]]></ministry><studentID><![CDATA[1906060018]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231220]]></identifier><departementID><![CDATA[Fisika]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[452.01 Bia P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="25030" url="" path="/45201-S1-1906060018-2024-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Perbaikan Kultivar Kacang Nasi (Vigna Umbellata) Lokal Hitam Melalui Pemuliaan Dengan Metode Irradiasi Multigamma]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[21619]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-01 09:17:53]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-06 08:33:50]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>