<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21736">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Relokasi Permukiman Terdampak Bencana Tanah Longsor dan Banjir Bandang Desa Waimatan Kecamatan Ile Ape Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Agnes Kuma Oleona</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Husain Hasan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sunimbar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 3</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hamza H. Wulakada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sunimbar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Muhammad Husain Hasan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hamza H. Wulakad</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVII + 89]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari penelitian ini yakni menganalisis pola permukiman masyarakat Desa Waimatan sebelum terkena bencana tanah longsor dan banjir bandang, mengkaji proses relokasi permukiman masyarakat terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang, mengidentifikasi  kebijakan pengembangan kawasan relokasi permukiman terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara semiterstruktur. Data sekunder diperoleh dari sumber pustaka dan data instasional. Hasil penelitian meunjukkan bahwa, Permukiman Desa Waimatan berpola acak/random, kemiringan lereng Desa Waimatan didominasi oleh wilayah curam dan sangat curam, jenis tanah di Desa Waimatan ialah Ochric Andosols, dan ketinggian Desa Waimatan dibagi menjadi 5 kelas yaitu,  0- 245 Mdpl, 245-474 Mdpl, 474-731 Mdpl, 731-1.051 Mdpl, 1.051-1.457 Mdpl. Proses relokasi permukiman Desa Waimatan berlangsung selama satu tahun tiga bulan. Dari hasil evaluasi dan pengamatan BPBD, lokasi Tanah Merah dinyatakan sebagai kawasan relokasi. Rumah dibangun berjumlah 136 rumah sesuai dengan jumlah KK di Desa Waimatan. Tanggal 15 mei 2022 masyarakat mulai menempati permukiman di kawasan relokasi. Rumusan strategi kebijakan pengembangan kawasan relokasi : 1) Membangun sarana prasarana publik di bidang kesehatan, pendidikan, transportasi dan pemerintahan desa beserta kelengkapannya. 2) Berkoordinasi dengan pemilik lahan untuk perluasan lahan yang dijadikan lahan garapan masyarakat. 3) Membuat sertifikat tanah masing-masing Kepala Keluarga (KK). 4) Berkoordinasi dengan masyarakat untuk melakukan penyulingan air, agar fasilitas air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal. 5) Mempertimbangkan potensi kawasan dari segi ekologi dan peluang ekonomi lainnya untuk mata pencaharian masyarakat.

Kata kunci : Relokasi, permukiman, bencana</note>
<classification><![CDATA[872.02]]></classification><ministry><![CDATA[87202]]></ministry><studentID><![CDATA[1901100062]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231221]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Geografi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.02 Ole R]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Geografi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[21736]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-01 16:04:18]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-02 12:13:34]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>