<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22224">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pelaksanaan Pembinaan Narapidana Penyalahgunaan Narkotika Serta Hambatan-Hambatan Yang Dihadapi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang  (Pemasyarakatan)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA FLORENSIA LEU SAUNOAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BHISA VITUS WILHELMUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DARIUS A KIAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aksi Sinurat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius A Kian</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Bhisa V. Wihelmus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 68 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pembinaan merupakan suatu proses yang dilakukan untuk mengubah tingkah laku individu serta membentuk kepribadiannya, sehingga apa yang dicita-citakan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Sistem pemasyarakatan adalah suatu proses pembinaan terpidana yang didasarkan atas asas pancasila dan memandang terpidana sebagai mahkluk Tuhan, individu dan anggota masyarakat sekaligus. Permasalahan hukum paling sulit untuk diminimalisir salah satunya narkotika, meskipun narkotika sangat bermanfaat dan diperlukan untuk pengobatan kesehatan namun apabila digunakan tidak sesuai dengan standar pengobatan  dapat menimbulkan akibat yang sangat merugikan bagi perorangan atau masyarakat. Permasalahan pokok dalam skripsi ini adalah : (1) Bagaimanakah pelaksanaan pembinaan narapidana penyalagunaan narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang? (2) Apakah yang menjadi hambatan dalam pembinaan narapidana penyalagunaan narkotika Menurut Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022? 
	Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis-empiris yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan studi kepustakaan. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil pengolahan data tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode induktif.
	Berdasrkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat diketahui: (1)  program pembinaan narapidana penyalagunaan narkotika yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang prosedur pembinaan berupa rehababilatas sosial, kemandrian dan kepribadian. (2) Hambatan-hambatan yang dihadapi kurangnya  tenaga ahli, sarana dan prasarana, serta hambatan dari masyarakat yang tidak sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022. 

Kata Kunci: Pembinaan, Narkotika, Lembaga Pemasyarakatan</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010385]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231121]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 SAU P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[22224]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-03 11:13:42]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-07 12:38:11]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>