<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22400">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Faktor Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Korupsi Serta Dasar Pertimbangan Hakim Terhadap Putusan Bebas Pada Perkara Korupsi Dalam Surat Putusanno:]]></title>
<subTitle><![CDATA[40&#47;Pid&#47;Sus-TPK&#47;2020&#47;PN-KPG]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LUKAS STEFANUS NANI RAGA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RUDEPEL PETRUS LEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Rudepel Petrus Leo, S.H.,M.Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo, S.H., M.H</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aksi Sinurat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 74 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Terdakwa Tindak Pidana Kasus Korupsi Tanah milik Pemerintah Kota Kupang Thomas More melakukan tindak pidana korupsi bersama saksi Jonas Salean sesuai dengan isi surat putusan Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang padaTahun 2020 dan pada kasus tersebut Terdakwa bersama Saksi yang dimaksud melakukan penerbitan sertifikat hak atas tanah dan penandatanganan Aset milik Negara guna Memperkaya diri sendiri, sehingga dalam surat putusan Pengadilan Negeri Nomor: 40/Pid/Sus-TPK/2020/PN-KPG. Terdakwa Thomas More dijatuhi Hukuman pidana, sedangkan Saksi Jonas Salean dijatuhi Putusan Bebas.Masalah pokok dalam penelitian ini ialah: (1) Apakah faktor penyebab terjadinya tindak pidana korupsi? (2) Apakah yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bebas pada kasus tersebut?
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris, yakni mengkaji dan menganalisis data yang diperoleh dari lokasi penelitian.Penelitian ini dilakukan dilakukan di Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang.Pengolahan data dilakukan dengan data yang diperoleh baik data primer dan data skunder dan dianalisis berdasarkan rumusan masalah yang telah diterapkan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) faktor penyebab korupsi tanah milik Pemerintah Kota Kupang yakni (a) Faktor Internal yaitu rasa ingin memperkaya diri sendiri.(b) Faktor Eksternal yaitu adanya kesempatan/peluang yang dimana dilihat dari jabatan terdakwa pada saat melakukan tindak pidana korupsi dan juga kedekatan terdakwa dengan saksi yang turut serta melakukan tindak pidna korupsi. (2) Dasar pertimbangan yang digunakan oleh hakim dalam penjatuhan putusan bebas dilihat dari: (a) unsur-unsur pasal dakwaan primair dan (b) unsur-unsur paksaan subsidair.
Saran pada penelitian ini  sebagai berikut: (1) Perlunya meningkatkan rasa keadilan di dalam diri agar kejahatan korupsi tidak dapat terjadi. (2) Perlunya ditingkatkan proses pengawasan dalam sistem pemerintahan. (3) diharapkan dalam sistem peradilan hakim dapat dengan adil dalam memberikan putusan. 

Kata kunci: Faktor penyebab, Tindak pidana korupsi, Dasar pertimbangan hakim dan Putusan bebas.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010681]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231215]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 RAG F]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="25516" url="" path="/74201-S1-1902010681-2024-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Faktor Penyebab Terjadinya Tindak Pidana Korupsi Serta Dasar Pertimbangan Hakim Terhadap Putusan Bebas Pada Perkara Korupsi Dalam Surat Putusanno:40/Pid/Sus-TPK/2020/PN-KPG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[22400]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-05 12:48:00]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-07 11:38:30]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>