<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22459">
<titleInfo>
<title><![CDATA[NILAI-NILAI SOSIAL PADA UPACARA ADAT PAOL SAU (PESTA JAGUNG) DALAM TRADISI ORANG BUNAQ DI DESA MAKIR KECAMATAN LAMAKNEN KABUPATEN BELU]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Devita Leto</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Thomas Kemil  Masi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Daud Y. Nassa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Ly</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Daud Y. Nassa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Thomas Kemil  Masi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 68 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Rumusan Masalah 1) Bagaimana Tahap-tahap Pelaksanaan Upacara Adat Paol Sau (Pesta Jagung) dalam Tradisi Orang Bunaq di Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu? 2) Bagaimana Nilai-nilai Sosial yang terkandung pada Upacara Adat Paol Sau (Pesta Jagung) dalam Tradisi Orang Bunaq di Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu? Tujuan dari penelitian ini adalah Mendeskripsikan tahap-tahap pelaksanaan upacara adat Paol Sau (Pesta Jagung) dan Mendeskripsikan Nilai-nilai yang terkandung dalam Upacara Adat Paol Sau (Pesta Jagung) dalam Tradisi Orang Bunaq di Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu.
Penelitian ini menggunakan Metode Pendekatan Deskriptif Kualitatif. Sumber data yang di gunakan adalah Data Primer yang di dapatkan langsung dari informan melalui wawancara, dan Data Sekunder yang di gunakan dalam penelitian ini di peroleh dari Desa Makir, Kecamatan Lamaknen. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teknik Wawancara dan Dokumentasi yang bertujuan mengumpulkan data.
Hasil Penelitian 1) Tahap-tahap Pelaksanaan Upacara Adat Paol Sau (Pesta Jagung): (a) Tahap persiapan. Dimana para tokoh adat mengecek hasil tanaman masyarakat apakah tanamannya sudah siap untuk dipanen ataukah belum. Setelah proses pengecekan tanaman tersebut, para tokoh adat berkumpul bersama untuk menentukan waktu yang tepat untuk diadakan upacara paol sau. Jika sudah menentukan waktunya, maka salah satu tokoh adat akan di utus umenemui raja (Ama Na’i) untuk memberitahukan hasil perundingan para tokoh adat. Setelah raja (Ama Na’i) menyetujui, maka tokoh adat tersebut pulang dan memberitahukan kepada masyarakat untuk mempersiapkan diri dan apa yang akan dibawah pada saat upacara tersebut dilaksanakan. (b) Tahap pemberitahuan. Pada tahap ini, salah satu tokoh adat memberitahukan kepada para kepala dusun yang ada di Desa Makir terkait waktu dan tempat pelaksanaan upacara paol sau. Setelah itu para kepala dusun akan memberitahukan kepada masyarakat mengenai waktu dan tempat pelaksanaan upacara paol sau. Kemudian setiap masyarakat akan menyiapkan jagung yang wajib dibawa sesuai ketentuan adat. (c) Tahap acara puncak. Pada tahap ini, kepala suku, tokoh adat, dan masyarakat (lakilaki/kepala keluarga) berkumpul ditempat yang sudah ditentukan yaitu didepan rumah raja dengan berbaris memanjang sesuai dengan dusun masing-masing. (2)
Nilai Sosial Budaya dalam Upacara Adat Paol Sau (Pesta Jagung) antara lain: (a) Nilai Kebersamaan, (b) Nilai Spiritual, (c) Nilai Keindahan.</note>
<classification><![CDATA[872.05]]></classification><ministry><![CDATA[87205]]></ministry><studentID><![CDATA[1801070029]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231219]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05 Eto N]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_PPKN.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[22459]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-05 19:12:05]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-10 12:53:16]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>