<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22472">
<titleInfo>
<title><![CDATA[DINAMIKA TUNTUTAN BELIS SAAT PERKAWINAN DAN DAMPAK HUKUMNYA DALAM MASYARAKAT DI DUSUN OENOH DESA OEBAFOK KECAMATANROTE BARAT DAYA KABUPATEN ROTENDAO]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yoran Viktor Ndun</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUKARDAN ALOYSIUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yossie Maria Yulianty Yacob</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA -</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII + 69 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dinamika tuntutan belis saat perkawinan di dalam masyarakat di Dusun Oenoh. Desa Oebafok, Kecamatan Rote Ndao yaitu, bahwa pada zaman dulu jika belis tidak sesuai dengan kesepakatan maka perkawinan atau pernikahan dibatalkan. Apabila diselesaikan sesuai kesepakatan kedua keluarga besar atau kedua keluarga yang akan melangsungkan perkawinan maka perkawinan tersebut akan dilangsungkan. Tetapi pada zaman sekarang mulai adanya dunia Pendidikan, dansecara perlahan masyarakat sudah mulai mengerti dan tidak mau lagi membebankan anaknya, maka tidak lagi tuntutan-tuntutan ketika ada yang kurang sesuai kesepakatan maka hanya terjadi sebuah diskusi antara kedua keluarga yang bersangkutan. Jadi tidak ada lagi denda atau dinamika pada tuntutan belis yang sering terjadi. Rumusan Masalah: (1) Bagaimanakah Dinamika Tuntutan Belis Saat Perkawinan dan Dampak Hukumnya dalam Masyarakat   di   Dusun Oenoh Desa Oebafok Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao? (2) Apakah dampak hukum tuntutan belis terhadap masyarakat di dusun oenoh desa oebafok kecamatan rote barat daya kabupaten rote ndao?
Penelitian ini merupakan metode penelitian hukum empiris dengan teknik pengumpulan data langsung di tempat penelitian dan melakukan wawancara terhadap empat responden. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pada zaman dahulu jika belis tidak sesuai dengan kesepakatan maka perkawinan dibatalkan. Apabila diselesaikan sesuai kesepakatan kedua keluarga besar maka perkawinan dilangsungkan. (2) Jika tidak memenuhi belis maka akan dikenakan denda berupa Mai yang artinya satu Mai bernominal lima juta, tetapi bisa satu Mai dihargai dengan dua juta ratus ataupun juga bisa turun berdasarkan hasil diskusi kedua belapihak keluarga.
Kata Kunci; Dinamika tuntutas belis dan Dampak hukumnya.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010485]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231117]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Ndu L]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Adm_Negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[22472]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-05 20:43:51]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-11 19:14:20]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>