<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22480">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pembuatan Sistem Otomasi untuk Proses Pengendalian pH dan Oksigen pada Kolam Ikan]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Liberatus Liem</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ISHAK SARTANA LIMBONG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BEN VASCO TARIGAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Verdy Ariyanto Koehuan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Erich Umbu Kondi Maliwemu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rima Nindia Selan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[kupang,]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVII+48 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam  era  perkembangan  zaman,  khususnya  dalam  bidang  perikanan  belakangan  terbilang menjanjikan  dan  cukup  jelas  prospek  pasarnya.  Salah  satunya  adalah  ikan  nila  (Oreochromis niloticus). Tingginya permintaan pasar pada akhirnya menggiring ikan ini menjadi komoditas yang potensial  di  Indonesia.  Kendati  demikian,  pada  umumnya  masyarakat  beternak  ikan  masih menggunakan cara konvensional, yang memiliki kekurangan, yaitu belum memperhatikan kualitas air. Kekurangan ini dapat menimbulkan masalah serius bagi kesehatan dan kualitas ikan sehingga berpotensi menimbulkan kerugian pada kegiatan budidaya. Untuk mencapai pertumbuhan ikan yang maksimal maka perlunya memperhatikan tingkat pH yaitu 5-8,5 dan juga oksigen terlarut yaitu tidak kurang  dari  5  mg/L.  Pada  penelitian  ini  telah  dibuat  sebuah  sistem  Otomasi  untuk  proses pengendalian pH dan kandungan Oksigen terlarut berbasis mikrokontroler pada smart fishpond ikan Nila, menggunakan sensor pH dan Do, Arduino Mega 2560 sebagai mikrokontroler, dan juga katup solenoid untuk meneteskan pH Buffer up dan Down serta Aerator. Dari hasil desain dan pembuatan sistem Otomasi untuk proses pengendalian pH dan DO pada kolam ikan, dapat disimpulkan bahwa sistem ini mampu bekerja dengan baik dalam melakukan proses pengendalian pH dan DO secara otomatis,  dengan  rata-rata  nilai  persentase  error  sensor  pH  adalah  5,07%  dan  sensor  DO  adalah 4,81%,  dan  dari  pengujian  laboratorium  sistem  yang  dilakukan  sebanyak  10  kali  dengan mencelupkan probe sensor secara acak ke beberapa titik di dalam kolam, kemudian diamati respon sistem terhadap input dari sensor, yaitu ketika nilai pH berada bawah 5 maka solenoid hidup dan meneteskan  cairan  pH  buffer  up,  ketika  nilai  pH  berada  diatas  8,5  maka  solenoid  hidup  dan meneteskan cairan pH buffer down, serta menghidupkan aerator ketika nilai DO berada dibawah 5 mg/L. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kinerja sistem menunjukkan hasil dimana nilai keberhasilan sistem lebih tinggi dari kegagalannya yaitu 80% untuk pH up, 80% untuk pH down, dan 90 % untuk DO.</note>
<classification><![CDATA[212.01]]></classification><ministry><![CDATA[21201]]></ministry><studentID><![CDATA[1906020040]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231213]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Mesin]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[212.01 Lie P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI_mesin.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[22480]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-05 21:54:23]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-10 14:47:14]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>