<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22700">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengaruh Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA SCOLASTIKA D. TANGGEL</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YUDIANA JASMANINDAR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Wesly Pasaribu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sunadji</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yudiana Jasmanindar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>WESLY PASARIBU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIV+ 30 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas unggulan serta potensial untuk dikembangkan. Selain itu, udang vaname memilki nilai ekonomi tinggi baik di pasar nasional maupun internasional. Selain mudah dibudidayakan, biota ini juga memiliki beberapa keunggulan, antara lain pertumbuhannya yang cepat, daya tahan hidup lebih tinggi, padat tebar tinggi, serta waktu pemeliharaan yang relatif singkat yakni sekitar 90-100 hari per siklusnya. Produksi yang tinggi merupakan tujuan dari budidaya udang vaname. Daun kelor merupakan salah satu sumber protein nabati yang dapat ditambahkan dalam pakan udang vaname. Penambahan tepung daun kelor dalam pakan udang telah banyak diteliti. Selain mampu meningkatkan pertumbuhan, daun kelor juga dapat digunakan sebagai imnostimulan pada udang vaname. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) dalam pakan yang optimal terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan udang vaname (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan terhitung dari bulan  Juli-Agustus tahun 2023 bertempat di UPT Laboratorium Lapangan Terpadu Lahan Kering Kepulauan (LLTKKL), Universitas Nusa Cendana Kupang. Rancangan yang digunakan dalam. Penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan,yaitu tanpa penambahan tepung daun kelor (kontrol), penambahan tepung tepung daun kelor sebanyak 10%, 15%, dan 20%. Parameter yang diukur meliputi pertumbuhan mutlak, pertumbuhan spesifik, tingkat kelulusdidupan udang vaname dan kualitas air. 
Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) mampu meningkatkan pertumbuhan dan kelangsunganhidup udang vaname. Pertumbuhan terbaik diperoleh pada penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) sebanyak 20% dengan pertumbuhan mutlak tertinggi sebesar 1,34 g, pertumbuhans pesifik sebesar 0,022 g%/hari, dan kelulushidupan  pada setiap perlakuan sebesar 100%. Kualitas air selama penelitian masih dalam batas optimal untuk pemeliharaan udang vaname. 
Kata kunci: Moringa oleifera, udang vaname, pertumbuhan, kelulushidupan.</note>
<classification><![CDATA[542.42]]></classification><ministry><![CDATA[54242]]></ministry><studentID><![CDATA[1813010080]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231211]]></identifier><departementID><![CDATA[Manajemen Sumber Daya Perairan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.42 TAN P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-bud-perairan_1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[22700]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-07 17:26:14]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-13 11:14:32]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>