<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22842">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Dampak Perubahan Pola Pertanian Tradisional Ke Pola Pertanian Modern Terhadap Peningkatan Ekonomi Keluarga (Studi Kasus di Desa Wee Paboba, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dentris Bili</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUSANA C L PELLU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CHRISISTOMUS S. OILADANG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Chrisistomus S. Oiladang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Susana C L Pellu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hotlif Arkilaus Nope</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii+80 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pola pertanian masyarakat Wee Paboba awalnya masi kental dengan budaya kerja gotong-royong dan juga menggunakan alat-alat tradisional. Berbeda halnya dengan perkembangan saat ini petani bekerja secara individu dan mengandalkan alat teknologi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adanya dampak perubahan pola pertanian tradisional ke pola pertanian modern terhadap peningkatan ekonomi keluarga. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk menganalisis Dampak Perubahan pola pertanian tradisional ke pola pertanian modern terhadap peningkatan ekonomi keluarga di Desa Wee Paboba, Kecamatan Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya. Teori yang digunakan dalam menganalisis masalah ini yakni teori perubahan sosial. Dalam penilitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data yakni, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan di sini adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perubahan pola pertanian tradisional ke pola pertanian modern di Desa Wee Paboba telah membawah dampak perubahan pada masyarakat petani di Desa Wee Paboba. Dampaknya adalah perubahan pada pola kerja petani, dimana sebelumnya bekerja secara gotong-royong akan tetapi pada saat ini masyarakat bekerja secara individu, demikian halnya juga berdampak pada pola pikir masyarakat dimana sebelumnya masyarakat hanya memikirkan biaya konsumsi bagi yang ikut membantu dalam bekerja, akan tetapi berbeda halnya dengan saat ini bahwa petani harus memikirkan biaya sewa alat teknolgi, upah kerja serta waktu dalam menyelesaikan pekerjaan. Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa modernisasi yang terjadi pada petani saat ini dapat menyebabkan memudarnya nilai-nilai sosial, nilai gotong royong akibat dari penggunaan alat-alat teknologi pertanian. Saran dalam penelitian ini agar pemerintah lebih kritis dalam mengambil suatu keputusan sehingga tidak merusak nilai-nilai sosial dan juga budaya gotong-royong masyarakat.

Kata Kunci: Dampak Pertanian, Pola Pertanian Tradisional, Pola Pertanian Modern, Peningkatan Ekonomi</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1734030018]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231222]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Bil D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[22842]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-12 16:51:20]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-13 12:34:07]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>