<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22994">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis Keragaman Genetik Dan Heritabilitas Karakter Agronomi Galur-Galur  F3 Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Hasil Persilangan Fore Belu Dan Lokal Sabu]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA SUSANAH RISNAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOSEP SERAN MAU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANTONIUS S S NDIWA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yosep Seran Mau</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Antonius S S Ndiwa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Shirly S. Oematan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 64 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kacang Hijau (Vigna radiata L.) merupakan salah satu tanaman leguminosae yang cukup penting dengan kandungan gizi yang populer di Indonesia. Rendahnya hasil kacang hijau di Nusa Tenggara Timur (NTT) disebabkan oleh banyak faktor, antara lain kesuburan tanah yang rendah, teknik budidaya yang masih sederhana, cekaman kekeringan, kebanyakan varietas lokal yang dibudidayakan berdaya hasil rendah, serta gangguan hama dan pathogen. Upaya untuk meningkatkan produksi kacang hijau di Nusa Tenggara Timur  salah satunya penggunan varietas unggul dengan cara persilanga. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui keragaman genetik dan sifat-sifat agronomi serta heritabilitas sifat populasi F3  hasil persilangan Fore Belu dan Lokal Sabu;Mengidentifikasi famili-famili F3 yang memiliki sifat unggul. Penelitian ini dilaksanakan di lahan UPT. Laboratorium Lapangan Terpadu Lahan Kering Kepulauan, Universitas Nusa Cendana, Fakultas Pertanian yang berlangsung pada bulan September-Desember 2022. 
	Penelitian ini menggunakan metode percobaan dengan sistem tanam berbaris (Head to Row) tanpa ulangan. Materi genetik yang digunakan adalah 33 galur F3  keturunan hasil persilangan antara varietas Fore Belu dan Lokal Sabu, sedangkan varietas pembandingnya yaitu Vima 1, Vima 3, Lokal Kupang dan kedua tetua. Jumlah populasi tanaman yang di amati adalah 10 tanaman terbaik, sehingga seluruhnya 380 tanaman yang terdiri dari 38 perlakuan. Variabel yang diamati adalah pengamatan karakter kuantitatif dan karakter kualitatif. 
	Hasil penelitian menunjukan pada populasi F3 tanaman kacang hijau hasil persilangn Fore Belu dan Lokal Sabu terdapat keragaman genetik dari ketujuh karakter/sifat agronomi yang diamati, seperti umur berbunga, umur panen dan tinggi tanaman saat panen terdapat kriteria yang luas/tinggi, sedangkan tinggi tanaman saat berbunga, jumlah cabang produktif per tanaman, jumlah polong per tanaman dan berat kering biji per tanaman mempunyai kriteria yang sempit dan besaran nilai heritabilitas karakter agronomi yang diamati pada karakter umur berbunga, tinggi tanaman saat berbunga, umur panen, tinggi tanaman saat panen, jumlah cabang produktif, jumlah polong dan bobot kering biji per tanaman memiliki nilai heritabilitas yang tinggi/luas. Berdasarkan hasil bobot kering biji (g), umur panen (hari), tinggi tanaman saat panen (cm), dan jumlah polong per tanaman (buah), terdapat satu famili yang memiliki sifat-sifat unggul dibanding kedua tetua yaitu V30.

Kata Kunci : Tanaman Kacang Hijau, Keragaman Genetik dan Heritabilitas.</note>
<classification><![CDATA[542.11]]></classification><ministry><![CDATA[54211]]></ministry><studentID><![CDATA[1804060412]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240130]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Pertanian]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.11 RIS A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-agrotek.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[22994]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-13 17:37:49]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-02-19 11:19:30]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>