<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23053">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Faktor Penyebab Dan Upaya Penanggulangan Penggunaan Bahan Peledak Dalam Penangkapan Ikan Di Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ALVIN NARVOLIN LOPUH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DAUD DIMA TALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Daud Dima Talo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XI + 85 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pada dasarnya, masyarakat Pulau Semau melakukan penangkapan ikan secara tradisional. Namun di sisi lain ada juga masyarakat Pulau Semau melakukan dengan cara teknologi yang canggih. Orang Pulau Semau yang melakukan pengeboman ikan karena faktor ekonominya sangat mampu membeli bahan peledak. Karena tidak semua masyarakat Pulau Semau memahami kerusakan lingkungan. Karena pola pemikiran mereka sangat minim akibat tidak memiliki pendidikan. Hal ini menjadi keseriusan dalam pengolahan sumberdaya alam dengan baik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah faktor penyebab penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur? (2) Bagaimanakah upaya penanggulangan penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur? 
       Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang dilaksanakan di Ditpolairud Polda NTT. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan studi kepustakaan. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil pengolahan data tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif.
       Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Faktor penyebab penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur dibagi atas dua faktor yaitu faktor internal: faktor pendidikan yang rendah dan faktor penghasilan nelayan rendah dan juga faktor eksternal: faktor memperoleh bahan peledak yang mudah, faktor dari masyarakat setempat dan geografi, faktor ekonomi dan faktor kesempatan. (2) Upaya penanggulangan penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan di Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur dibagi atas tiga upaya yaitu upaya preemtif: dilakukan kegiatan sambang/pembinaan masyarakat pesisir pantai dengan cara bersosialisasi, menyangkut bahaya serta akibat dari penangkapan ikan menggunakan bahan peledak, upaya preventif: membentuk Polmas Perairan, dengan tujuan mencegah terjadinya kejahatan secara efektif, mengurangi  kecemasan terhadap kejahatan, meningkatkan kualitas hidup, meningkatkan pelayanan polisi dan kepercayaan terhadap polisi, upaya represif: menindak tegas masyarakat yang terbukti secara sah melakukan tindak pidana pengeboman ikan sesuai dengan aturan yang berlaku. Saran penulis yaitu (1) Aktif bersosialisasi (2) Operasi secara rutin (3) Membantu masyarakat guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pulau Semau
Kata Kunci:  Faktor Penyebab, Penangkapan Ikan, Penggunaan Bahan Peledak, Upaya Penanggulangan</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2002010321]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240201]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 LOP F]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23053]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-05 14:54:57]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-18 09:21:52]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>