<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23084">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kajian Penerapan Sistem Manajemen Rantai Pasok Pada Kontraktor Utama Di Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RIFKI SOLAIMAN BABA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YUNITA AFLIANA MESSAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Partogi H Simatupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yunita Afliana Messah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Partogi H Simatupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>John H. Frans, ST, MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVIII + 126 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pekerjaan konstruksi menurut Undang-undang No. 2 Tahun 2017 bab 1 pasal 1 ayat 3 adalah keseluruhan atau sebagian kegiatan yang meliputi pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, pembongkaran, dan pembangunan kembali suatu bangunan. Dalam proses pelaksanaan suatu proyek konstruksi terdapat beberapa pihak yang mempunyai peran masing-masing. Pihak tersebut antara lain kontraktor utama, subkontraktor, pemasok dan konsultan memiliki keterkaitan hubungan timbal balik antar sesama pihak untuk mencapai tujuan pekerjaan konstruksi yang telah direncanakan. Pihak-pihak tersebut secara tidak langsung membentuk rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan sistem manajemen rantai pasok pada kontraktor dan kendala dalam penerapannya, dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif, mencari nilai mean dan standar deviasi menggunakan program IBM SPSS v.25 dari data yang telah diperoleh pada 23 responden kontraktor kelas menengah dan 13 kontraktor kelas besar. Hasil penerapan sistem manajemen rantai pasok oleh kontraktor, dimana kontraktor kelas menengah sebesar 76,61% dan kontraktor kelas besar sebesar 78,69%. Ini berarti bahwa penerapan sistem manajemen rantai pasok pada kontraktor kelas menengah maupun kelas besar di kota Kupang tergolong baik. Kendala yang dihadapi dalam penerapan manajemen rantai pasok oleh kontraktor menengah pada 5 variabel penelitian, berdasarkan hasil penelitian dilihat bahwa kendala yang sering dihadapi oleh kontraktor kelas menengah adalah pada variabel proses pengembalian (X5). Kontraktor menengah cenderung mempunyai mitra kerja sama dengan pemasok sehingga mempermudah koordinasi dan pertukaran informasi, hal ini secara tidak langsung memperkecil resiko kesesuaian pesanan material atau permintaan kelokasi proyek. Sedangkan kendala pada kontraktor kelas besar, hasil kendala yang sering dihadapi yaitu pada proses pengiriman (X4) dimana kendala yaitu pada indikator penjadwalan seperti pesanan yang datang tidak sesuai jadwal atau material datang terlambat kelokasi proyek.
Kata kunci :  Manajemen Rantai Pasok, Kontraktor, Pekerjaan Konstruksi, Penerapan</note>
<classification><![CDATA[222.01]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[1806010035]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231201]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[222.01 BAB K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-teknik-sipil.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23084]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-17 09:35:04]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-18 13:41:07]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>