<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23086">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Persepsi Masyarakat Desa Samasoge Terhadap Usaha Budidaya Kerang Mutiara (Pincata Maxima) (Studi Kasus Di Desa Samasoge Kecamatan Wotan Ulumado Kebupaten Flores Timur)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MUSLIMIN AZHARI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DOMINIKUS FERNANDES</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ALFRED OMRI ENA MAU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dominikus Fernandes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Laurensius P Sayrani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Alfred O. Ena Mau</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVIII + 95 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat Desa Samasoge terhadap usaha budidaya kerang mutiara (Pinctada maxima) Studi kasus di Desa Samasoge Kecamatan Wotan Ulumado Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan jenis pendekatan kualitatif adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data kualitatif menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumen. Informan dalam penelitian ini berjumlah 17 orang. Persepsi yang diteliti sebagai fokus penelitian, yaitu persepsi ekonomi, persepsi lingkungan, persepsi keamanan, persepsi relasi sosial. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil pemikiran sendiri.
Hasil penelitian keberadaan usaha budidaya kerang mutiara memberikan keuntungan sekaligus kerugian bagi masyarakat Desa Samasoge. Adanya usaha ini dibukanya lapangan pekerjaan kepada masyarakat dan adanya uang kontribusi untuk APBDes, namun disisi lain masyarakat nelayan kehilangan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup, karena luas laut yang ada di Desa Samasoge digunakan untuk budidaya kerang mutiara. Terdapat 15 masyarakat nelayan kehilangan pekerjaan dan terpaksa merantau ke malaysia sebagai TKI untuk mendapatkan penghasilan yang bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Lingkungan Desa Samasoge yang semakin kotor disebabkan limbah dari usaha budidaya kerang muttiara di buang ke tepi pantai. Keamanan Desa Samasoge yang buruk karena tingkat kecemburuan sosial masyarakat yang meningkat. Relasi sosial masyarakat menjadi sulit dalam berinteraksi karena jalur tempuh untuk ke Desa Samasoge di tutup.
Adapun saran yang dapat diberikan menjadi masukan untuk pemerintah Desa Samasoge seharunysa lebih tegas dalam mengambil kebijakan yang tidak menyebabkan satu pihak merasa untung dan dirugikan. Kepada pihak usaha budidaya kerang mutiara harus bisa membrikan lahan untuk masyarakat nelayan dan pedagang beraktivitas demi memenuhi kebutuhan hidupnya dan juga untuk masyarakat harus bisa berusara untuk mendapatkan hak dan kewajiban.
Kata Kunci: Persepsi Masyarakat Desa Terhadap Usaha Budidaya Kerang Mutiara.</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003010059]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240306]]></identifier><departementID><![CDATA[Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 AZH P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23086]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-17 09:55:50]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-23 08:03:10]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>