<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23160">
<titleInfo>
<title><![CDATA[SEJARAH TATO PADA MASYARAKAT DESA BONIBAIS KABUPATEN MALAKA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>maria goreti mako</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MALKISEDEK TANEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Flafianus Rato</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Delsi A dethan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 3</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>MALKISEDEK TANEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Flafianus Rato</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Delsi A. Dethan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XII+76 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Maria Goreti Mako, menulis skripsi ini dengan judul Sejarah Tato pada 
Masyarakat Desa Bonibais kabupaten Malaka. Masalah penelitian adalah (1) 
sejarah tato pada masyarakat desa Bonibais kabupaten Malaka,(2)proses 
pembuatan tato pada masyarakat desa Bonibais kabupaten Malaka serta (3) Apa 
makna dari symbol tato pada masyarakat desa Bonibais kabupaten Malaka. 
Penelitian ini bertujuan untuk,(1)sejarah tato pada masyarakat desa 
Bonibais.(2)proses pembuatan tato pada masyarakat desa Bonibais kabupaten 
Malaka (3)makna dari symbol tato pada masyarakat desa Bonibais kabupaten 
Malaka. Lokasi penelitian ini di Desa Bonibais, kecamatan Laen Manen. 
Penentuan Informan ditentukan dengan teknik snowball sampling informan yang 
di pilih, melalui rekomendasi dari informan sebelumnya. Teknik pengumpulan 
data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil 
penelitian ini adalah: (1) tato sudah di gunakan oleh para Wanita dari kabupaten 
Malaka sejak zaman penjajahan Jepang. Tato yang ada pada wanita Malaka saat 
itu adalah sebagai symbol kecantikan. Selain itu tato pada wanita Malaka juga 
bertujuan untuk mengungkapkan identitas mereka bahwa mereka yang memiliki 
tato sudah mempunyai pasangan hidup, agar mereka tidak di culik dan di jadikan 
budak sex oleh penjajah Jepang. (2) Proses pembuatan tato pada zaman dahulu 
sangat berbeda dengan proses pembuatan tato pada zaman sekarang ini. Proses 
pembuatan tato pada masa lalu menggunakan tinta yang berasal dari endapan 
asap di loteng rumah penduduk ataupun lampu-lampu petromak. Endapan asap 
tersebut kemudian di beri air dan jadilah sebuah tinta. Sebelum membuat tato 
masyarakat sudah terlebih dahulu membuat pola pada tubuh Wanita, kemudian 
pola tersebut mulai di oleskan dengan menggunakan endapan asap yang akan di 
buat permanen dengan duri pohon maja (3) Bagi masyarakat bonibais, tato yang 
terlukis pada tubuh tidak hanya menjadi sarana identitas diri namun tato juga 
menjadi sebuah sarana untuk menunjukan kecantikan wanita-wanita malaka 
tepatnya di desa bonibais dan juga untuk memperjelas status perkawinan. Tato 
pada kaki menunjukan bahwa perempuan belum menikah. Sedangkan tato di 
bagian tangan menandakan bahwa perempuan sudah menikah.
Kata Kunci: Kebudayaan , Simbol, Tato, Makna</note>
<classification><![CDATA[872-01]]></classification><ministry><![CDATA[87201]]></ministry><studentID><![CDATA[1701090065]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240419]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan sejarah]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872-01 Mar M]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_sejarah.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23160]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-19 09:06:34]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-19 10:10:03]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>