<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23171">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KOMODIFIKASI PERJUMPAAN KELUARGA BRIGADIR J DAN BHARADA E DALAM TALK SHOW KONTROVERSI METRO TV (Analisis Semiotika Roland Barthes pada Episode Perjumpaan di Penutup Tahun)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Elisa Rista Ndada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARSELUS ROBOT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Abner P. R. M. Sanga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Petrus Ana Andung, S.Sos, M.Si - 19740207 200801 1 012</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Marselus.Robot, M. S</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Abner P. R. M. Sanga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 88]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Televisi dapat melakukan komodifikasi pada pemberitaan mengenai kasuskasus yang menjadi topik hangat di tengah masyarakat termasuk pemberitaan mengenai kasus pembunuhan berencana yang menimpa alm Brigadir J. Metro TV dalam salah satu program talk shownya yakni Kontroversi, menampilkan angle pemberitaan yang berbeda dengan mengundang dan menghadirkan orang tua dari alm Brigadir J dan orang tua dari Bharada E. Peneliti melihat hal ini sebagai bagian dari komodifikasi yang dilakukan oleh pengelola media untuk meraup keuntungan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis makna denotasi, konotasi dan mitos serta menganalisis praktik komodifikasi pada perjumpaan keluarga Brigadir J dan Bharada E dalam talk show Kontroversi, Metro TV episode perjumpaan di penutup tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis semiotika perspektif Roland Barthes dengan teknik pengumpulan data dokumentasi yakni dengan mengumpulkan data berupa tangkap layar sejumlah scene dari talk show Kontroversi, episode perjumpaan di penutup tahun yang mengandung tendensi komodifikasi. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa adanya enam scene yang mengandung makna denotasi, konotasi dan mitos yang mengarah pada praktik komodifikasi serta ditemukannya dua praktik komodifikasi dalam episode perjumpaan di penutup tahun yang terdiri dari komodifikasi isi yang dapat ditemukan pada scene-scene yang telah dianalisis dimana orang tua Brigadir J maupun Bharada E dijadikan komoditas dan ditemukannya juga komodifikasi khalayak dimana audiens dijadikan komoditas untuk diperdagangkan kepada pengiklan sehingga Metro TV dapat meraup keuntungan dari tayangan talk show Kontroversi episode perjumpaan di penutup tahun. 

Kata Kunci: Semiotika, Komodifikasi, Perjumpaan di penutup tahun</note>
<classification><![CDATA[702.01]]></classification><ministry><![CDATA[70201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003050078]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240327]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[702.01 Nda K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Ilmu_Komunikasi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23171]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-19 15:36:50]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-20 10:18:05]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>