<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23280">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengalaman Komunikasi Interpersonal Pada Perempuan Pelaku Ta’aruf (Studi Fenomenologi Pada Komunitas AL Ilmu Kota Kupang)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Diah Islamiyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Petrus Ana Andung</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fitria Titi Meilawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Ana Andung</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fitri Titi Meilawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aloysius Liliweri</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 181 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Ta’aruf merupakan proses perkenalan dalam Islam antara laki-laki dan perempuan yang ingin saling kenal mengenal calon pasangannya untuk menuju jenjang pernikahan. Dengan adanya batasan dalam proses perkenalan antara lawan jenis dalam perspektif islam maka, ta’aruf merupakan solusi bagi pasangan yang ingin mengenal sebelum menikah. Penelitian ini memfokuskan pada pengalaman komunikasi interpersonal perempuan dalam melakukan proses ta’aruf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman komunikasi interpersonal pada perempuan pelaku ta’aruf di komunitas Al Ilmu Kota Kupang, mengetahui makna ta’aruf bagi perempuan d, dan mengetahui motif perempuan melakukan ta’aruf. Teori Fenomenologi Alfred Schutz digunakan untuk menganalisis pengalaman komunikasi interpersonal perempuan pelaku ta’aruf. Sumber data diambil berdasarkan informan yang telah berhasil menikah melalui proses ta’aruf melalui proses wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan yang melakukan ta’aruf merasa puas dengan komunikasi interpersonal bersama pasangan saat proses perkenalan. Perempuan melakukan ta’aruf berdasarkan aturan dan batasan yang sudah ditetapkan dalam Islam. Perempuan memilih pasangan berdasarkan pertimbangan Agamanya dan mendapatkan pasangan sesuai dengan kriteria. Dalam proses ta’aruf perempuan memiliki hak untuk berhenti atau melanjutkan proses ta’ruf berdasarkan proses perkenalan yang telah dilakukan. Perempuan di Komunitas Al Ilmu memaknai ta’aruf sebagai metode perkenalan dalam Islam. Ta’aruf merupakan proses yang dianjurkan dalam ajaran Agama Islam. Ta’aruf juga merupakan proses perkenalan yang pasti antara laki-laki dan perempuan tujuannya untuk menikah berbeda dengan hubungan pacaran karena dalam proses ta’aruf terdapat batas-batas yang harus dihindari calon pasangan. Sedangkan motif perempuan melakukan ta’aruf adalah karena perintah Tuhannya menghindari pacaran, serta terhindar dari perbutan zina. selain karena pilihan dari diri sendiri alasan melakukan ta’ruf juga karena dipengaruhi faktor eksternal yakni lingkungan pertemanan. Tujuan melakukan ta’aruf agar mendapatkan pasangan yang baik dan mendapatkan keberkahan dalam rumah tangga.

Kata kunci : Komunikasi Interpersonal, Ta’aruf, Pengalaman, Motif, Makna</note>
<classification><![CDATA[702.01]]></classification><ministry><![CDATA[70201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003050019]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240206]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[702.01 Isl P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Ilmu_Komunikasi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23280]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-22 08:59:23]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-24 07:48:33]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>