<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23360">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Peran Kantor Imigrasi Kelas Ii Tpi Atambua Dalam Penanganan Pelintas Batas Ilegal Di Perbatasan Indonesia Dan Timor Leste]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KATARINA BILBINA MARU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PRIMUS LAKE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HENDRIK TODA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Primus Lake</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jacoba Daud Niga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hendrik Toda</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVI + 131 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perkembangan pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat membuat semakin meningkatnya permasalahan pelintas batas illegal di perbatasan Indonesia dan Timor Leste yang tidak pernah terselesaikan dan menimbulkan berbagai dampak negatif muncul seperti adanya jalan tikus, penyeludupan (smuggling), pasar gelap (black market), maupun narkoba yang juga dapat berimplikasi pada keadaan ekonomi, politik, sosial-budaya maupun keamanan suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peranan kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua dalam Penanganan Pelintas Batas Ilegal di Perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Penelitian ini dilakukan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Kecamatan Manumutin, Kelurahan Kota Atambua. Penelitian ini membahas bagaimana peran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua sebagai penjaga pintu perbatasan dalam Penanganan Pelintas Batas Ilegal di Perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Penelitian ini menggunakan data primer melalui wawancara dan dokumentasi dan data sekunder melalui berbagai macam literatur yang ditriangulasi, serta metodologi penelitian kualitatif dengan model studi kasus yang bersifat dekriptif analisis. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penanganan pelintas batas illegal di wilayah perbatasan, kantor imigrasi telah menjalankan perannya dengan cukup baik dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011. Hal tersebut bisa dilihat mulai dari proses penyelidikan dan pengamanan, proses Kerjasama Internasional, proses Pemulangan dan Deportasi, walaupun dalam prosesnya masih terdapat berbagai hambatan yang membuat kurang maksimalnya peran yang dilakukan. Berdasarkan hasil analisis dan kesimpulan pada pembahasan maka penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut: Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua perlu memaksimalkan lagi kinerjanya dalam proses penyelidikan dan pengamanan perbatasan, Kerjasama antara imigrasi, TNI dan Polri perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi kinerjanya, perlu melakukan pemantauan dan peninjauan menyeluruh terhadap infrastruktur jaringan di perbatasan, lebih ditingkatkan lagi keseriusan bagi para petugas penjaga perbatasan dalam melakukan pengamanan di perbatasan.
Kata Kunci: Peran; Kantor Imigrasi; Penanganan; Pelintas Batas; Ilegal; Wilayah Perbatasan.</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003010133]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240418]]></identifier><departementID><![CDATA[Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 MAR P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23360]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-23 14:49:50]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-25 08:43:02]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>