<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23858">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kajian Kriminologis Terhadap Kekerasan Yang Dilakukan Oleh Pasangan Kumpul Kebo (Samen Leven) (Studi Kasus di Wilayah Hukum Kepolisian Resor Manggarai Barat)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YEREMIAS BAGUL</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROSALIND ANGEL FANGGI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 88 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kekerasan dalam pasangan kumpul kebo merupakan masalah yang terjadi pada saat ini di Provinsi Nusa Tenggara Timur Kabupaten Mangarai Barat. Berdasarkan hasil penelitian pada tanggal 3 Juli 2023 di Polres Manggarai Barat, Kejaksaan Negeri Manggarai Barat dan Pengadilan Negeri Manggarai Barat memperoleh jumlah 4 orang pelaku kasus kekerasan dalam pasangan kumpul kebo. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah (1) Apakah faktor-faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam pasangan kumpul kebo? dan (2) Bagaimanakah upaya penanggulangan terhadap kekerasan yang dilakukan oleh pasangan kumpul kebo?		                                            	Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang mengkaji semua peristiwa hukum yang terjadi melalui pendekatan kasus. Pengambilan data dilakukan dengan dua cara yaitu wawancara dan studi dokumen. Data yang telah diperoleh kemudian akan disajikan secara deskriptif kualitatif. 			Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Faktor-faktor penyebab terjadinya kekerasan yang dilakukan oleh pasangan kumpul kebo adalah faktor psikologis, ekonomi, lingkungan, peranan korban dan budaya. (2) Upaya penanggulangan yang dilakukan oleh Polres Manggarai Barat yaitu upaya preemtif dan upaya preventif. Upaya preemtif adalah upaya-upaya awal yang diakukan oleh pihak kepolisian untuk mencegah terjadinya suatu tindak pidana dan upaya preventif adalah merupakan tindakan lanjutan dari upaya pre-emtif yang masih dalam tataran pencegahan sebelum terrjadinya kejahatan.			Oleh sebab itu, saran terhadap hasil penelitian ini adalah: (1) Disarankan para laki-laki mampu memperlakukan pasangan perempuan dengan sebaik-baiknya, (2) Para pihak diharapkan untuk saling memahami kedudukan mereka sebagai pasangan yang belum menikah sehingga mampu melaksanakan kewajiban masing-masing dengan baik. (3) Bagi penegak hukum dan semua pihak yang berkewajiban untuk lebih semangat mensosialisasikan kasus Kekerasan dalam lingkungan bermasyarakat di wilayah hukum Manggarai Barat.

Kata kunci: Faktor penyebab, Kekerasan, Pasangan Kumpul Kebo, Upaya Penanggulangan.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2002010302]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240226]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 BAG K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23858]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-27 07:58:34]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-29 13:19:47]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>