<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23873">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis Kriminologis Terhadap Transaksi Jual-Beli Secara Ilegal Minuman Keras Beralkohol Di Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FAISHOL REZA MAHMUD</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BHISA VITUS WILHELMUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Bhisa V. Wihelmus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIII + 63 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Peredaran minuman keras pada saat ini sudah cukup luas karena hampir di setiap daerah di wilayah hukum Indonesia banyak terdapat tempat yang menjual minuman beralkohol. Hal ini terlihat dengan semakin banyaknya tempat yang menyediakan, dan mengedarkan minuman beralkohol dalam skala industri/pabrik maupun rumahan. Transaksi jual-beli minuman beralkohol yang terjadi, dilakukan secara bebas tanpa mementingkan bahaya dan efek samping yang ditimbulkan. Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah modus operandi transaksi jual-beli minuman keras yang terjadi di Amarasi Selatan Kabupaten Kupang? (2) Bagaimanakah dampak dari transaksi jual-beli minuman keras ter-hadap tingkat kriminal dan pelanggaran yang dilakukan di Amarasi Selatan, Ka-bupaten Kupang?
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yaitu penelitian yang dilakukan di lapangan untuk mencari data dan informasi yang berkaitan dengan permasalahan pokok dalam penelitian, dengan melakukan wawancara terhadap 6 narasumber. Data ini dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui hasil wawancara tersebut.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Modus Operandi Transaksi Jual-beli Minuman Keras melalui dua jenis transaksi antara lain: Transaksi Internal contohnya transaksi yang dilakukan antara penjual atau pemilik usaha dan konsumen yang ingin memiliki barang tersebut melalui transaksi berupa bukti berupa pesan lewat aplikasi maupun catatan di sebuah kertas yang bertuliskan jenis barang yang diinginkan. Sedangkan Transaksi Eksternal contohnya transaksi yang dilakukan antara pembeli dan penjual yang dilakukan diluar perusahaan atau di luar rumah penjual. (2) Dampak transaksi jual-beli minuman keras beralkohol terhadap tingkat kejahatan dan pelanggaran antara lain: Tindak Pidana: penganiayaan, pengeroyokan, pemalakan dan perusakan. Penegakan Hukum: Dalam penjelasannya dikatakan Penetapan standar diarahkan agar zat adiktif yang dikandung oleh bahan tersebut dapat ditekan untuk mencegah beredarnya bahan palsu. Penetapan persyaratan penggunaan bahan yang mengandung zat adiktif ditujukan untuk menekan dan mencegah penggunaan yang mengganggu atau merugikan kesehatan.
Saran dari penulis dalam tulisan ini diharapkan bagi pembaca hendaknya skripsi ini dijadikan pelajaran untuk masyarakat, perlu adanya peningkatkan pengawasan dan kontrol terhadap wilayah-wilayah yang menjadi sasaran penjualan minuman keras ilegal dan para anggota kepolisian perlu adanya melakukan razia secara rutin dan tegas terhadap para pelaku tindak pidana jual-beli minuman keras ilegal.
Kata Kunci: Modus Transaksi, Jual-beli, Minuman keras Beralkohol, Dampak dari Transaksi</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010174]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240212]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 MAH A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23873]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-27 14:52:45]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-30 08:09:17]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>