<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23901">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERAN GURU PPKN DALAM MENANAMKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR DAN SEMANGAT KEBANGSAAN PADA SISWA DI SMP NEGERI 5 KUPANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Jelia Maia Mau</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARSI DEVID SETYAWAN BANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Thomas Kemil Masi, M.Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Marsi D.S. Bani, S.Pd.,  M.Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Thomas Kemil Masi, M.Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fredik L. Kollo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 154 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perkembangan zaman yang terus terjadi dalam berbagai sektor kehidupan menjadikan manusia kehilangan salah satu aspek penting kehidupan, yaitu karakter. Kemerosotan karakter banyak terjadi pada remaja dan menciptakan banyak dampak buruk baik untuk remaja itu sendiri, masyarakat bahkan negara..Karakter yang hilang di dalamnya termasuk karakter cinta tanah air dan semangat kebangsaan, sehingga dibutuhkan penanganan sejak awal melalui Lembaga Pendidikan, salah satunya oleh guru. Guru memiliki peranan penting dalam penanaman karakter, terutama karakter cinta tanah air dan semangat kebangsaan. Dari uraian di atas, penulis tertarik untuk meneliti mengenai peran guru PPKn dalam menanamkan karakter cinta tanah air dan semangat kebangsaan pada siswa di SMP Negeri 5 Kupang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru PPKn dalam menanamkan karakter cinta tanah air dan semangat kebangsaan, hambatan yang dihadapi oleh guru serta solusi yang digunakan oleh guru PPKn dalam mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data  primer yang diperoleh secara langsung dari informan dan data sekunder yang diperoleh melalui data-data sekolah.
Hasil penelitian ini menegaskan bahwa guru PPKn menanamkan karakter cinta tanah air dan semangat kebangsaan melalui upacara bendera pada hari senin dan hari-hari nasional, penghormatan kepada bendera merah putih, bekerjasama dengan teman tanpa membedakan suku, etnis, dan status sosial-ekonomi, penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar  baik di dalam kelas maupun di luar kelas , serta penggunaan pakaian adat, motif daerah, dan batik. Kendala yang dihadapi oleh guru adalah kurangnya partisipasi secara langsung dari guru dalam membimbing, melatih dan mendampingi peserta didik, jumlah siswa yang terlampau banyak dengan karakter yang berbeda-beda, pemahaman siswa yang kurang mengenai karakter cinta tanah air dan semangat kebangsaan, siswa yang tidak displin, karakter siswa yang sulit diubah, kurangnya motivasi, dukungan dan perhatian dari orangtua, serta pengaruh lingkungan yang buruk. Strategi yang digunakan guru untuk mengatasi hambatan penanaman karakter cinta tanah air dan semangat kebangsaan adalah dengan peningkatan partisipasi guru, memahami karakter siswa dengan perlahan, memberikan pemahaman lebih akan pentingnya karakter cinta tanah air dan semangat kebangsaan, memberi masukan kepada orangtua agar lebih perhatian, serta membantu siswa untuk keluar perlahan dari lingkungan yang buruk.
Kata Kunci: Peran Guru, Karakter, Cinta Tanah Air dan Semangat Kebangsaan.</note>
<classification><![CDATA[872.05]]></classification><ministry><![CDATA[87205]]></ministry><studentID><![CDATA[2001070056]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240405]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05 Mau P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[ppkn.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23901]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-29 11:38:16]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-30 10:02:31]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>