<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23945">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Efektivitas Program Pendampingan Dan Perlindungan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak (Studi Kasus Pada Rumah Harapan Gereja Masehi Injili di Timor)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ALFONITA NGONGO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA MAGDALENA LINO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yaherlof FoEh</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Maria Magdalena Lino</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Made Ngurah Demi Andayana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yaherlof Foeh</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xxi + 109 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perempuan dan anak termasuk kelompok rentan yang cenderung mengalami kekerasan sehingga perlu mendapat perlindungan. Yang lebih memperhatinkan, perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan belun terlindungi, bahkan seringkali mereka merasa takut untuk melapor karena kurangnya pemahaman. Di samping itu malu menyampaikan kepada orang lain tentang kekerasan yang dialami karena dengan melaporkan masalah itu jusrtu akan dianggap menjadi aib keluarga. Hal-hal tersebut dapat mendorong pemikiran bahwa perempuan dan anak korban kekerasan perlu mendapat perlindungan dan bantuan, baik medis, psikologis maupun hukum sehingga masalahnya dapat terselesaikan dengan adil. Pendirian Rumah Harapan GMIT ini merupakan perwujudan dari kepedulian terhadap persoalan isu ketidakadilan Gender, perlindungan anak serta perdagangan orang di NTT maupun di Indonesia pada umumnya. Tujuan dari didirikan Rumah Harapan GMIT ini adalah memberikan perlindungan sederhana bagi korban dan keluarganya, memberikan Pendampingan Holistik bagi korban yang terdiri dari : pemulihan kesehatan dan psikologis, pendampingan hukum (yang bersifat non litigasi), dan penguatan rohani, serta merujuk ke pihak lain sesuai kebutuhan, menyiapkan KIE yang dapat dimanfaatkan oleh gereja dan masyarakat, memfasilitasi reintegrasi terbatas korban ke keluarganya dan/atau komunitas asal. 
Dalam hal ini, efektivitas menjadi sangat penting mengingat program ini sudah berjalan selama 4 tahun terhitung dari 2018 sampai sekarang. Dengan menggunakan teori Efektivitas Program, maka peneliti bisa mengukur apakah pelayanan terhadap korban kekerasan melalui program yang di jalankan oleh Rumah Harapan GMIT ini sudah berjalan dengan baik atau belum. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa program perlindungan dan pendampingan Rumah Harapan GMIT sejauh ini sudah berjalan dengan Efektif.  Namun, perlu adanya tambahan relawan psikolog, perlu adanya security, dan penambahan ruang shelter untuk korban dan keluarga. Diharapkan Rumah Harapan GMIT dapat bisa mengakses lebih luas jangkauannya terutama di pedesaan dan penyandang distabilitas di seluruh NTT dikerenakan kebanyakan kasusnya terjadi di pedesaan dan mereka sangat sulit mencari akses untuk mendapat perlindungan serta penanganan. dan ini juga perlu adanya kerjasama dengan perangkat desa serta pemerintah dalam mendukung program ini.

Kata Kunci: Efektivitas Program, Perlindungan, Perempuan dan Anak</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1803010289]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240422]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 NGO E]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23945]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-29 15:34:05]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-30 13:27:39]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>