<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24047">
<titleInfo>
<title><![CDATA[FENOMENA FANWAR DI KALANGAN PENGGEMAR K-POP (Studi Etnografi Virtual Pada Akun portal Panncafe Di Media Sosial Instagram)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Adenensi Mesu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Juan Ardiles Nafie</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yermia Dj. Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yermia Djefri Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Monika Wutun</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Juan Ardiles Nafie</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIV + 121 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Instagram memfasilitasi penggunanya untuk dapat melakuan interaksi bebas secara virtual antara penggemar satu dengan penggemar lainya, namun tidak semua kemudahan bermedia itu dicerna dan digunakan secara bijak oleh sebagian penggemar, diantaranya untuk melakukan fanwar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motif yang memicu terjadinya fanwar di akun instagram @pancafe dan mengetahui efek yang diperoleh penggemar setelah terlibat fanwar. Penelitian ini menggunakan teori Analisis Resepsi dari Klaus Bruhn Jensen. Menggunakan Jenis penelitian kualitatif dengan metode etnografi virtual. Teknik pengumpulan data observasi virtual, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada tiga motif yang mendasari keterlibatan penggemar dalam fanwar yaitu perilaku defensif yakni penggemar akan selalu mempertahankan apa yang mereka yakini tentang idolanya sehingga, mereka akan menangkal apapun yang tidak sesuai dengan keyakinan tersebut. Kemudian perilaku ofensif yakni, dorongan dalam diri penggemar untuk murni  menentang atau menjadi pemantik perseteruan yang dilatarbelakangi oleh compettitive performativity, fanatisme dan riwayat perselisihan massa lalu dan esensi untuk mendapatkan hiburan dari konflik yang berlangsung. Selanjutnya konsep Anonimitas serta kurangnya kontrol komunikasi membuat komunikasi yang terjalin antara produser media dan penggemar maupun penggemar dengan sesama penggemar tidak terjalin sempurna di ruang virtual, partisipasi intens penggemar K-pop dalam mengonsumsi informasi yang didasari sifat fanatisme, didukung oleh cara media memproduksi dan melaporkan informasi mengandung ambiguitas hingga berujung penafsiran penggemar yang menimbulkan konfrontatif. Sedangkan efek yang ditimbulkan pada pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak, fanwar terindikasi memberi dampak negatif karena dapat menimbulkan perpecahan antar sesama penggemar dan menimbulkan perasaan cemas pada pelaku yang terlibat memakai kata-kata kasar dan agresi verbal.

Kata-kata Kunci: Analisi Resepsi; Fanwar; K-Pop; Etnografi Virtual; Instagram</note>
<classification><![CDATA[702.01]]></classification><ministry><![CDATA[70201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003050201]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240422]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[702.01 Mes F]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Ilmu_Komunikasi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[24047]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-30 09:36:26]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-02 08:58:02]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>