<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24074">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KEKUATAN MENGIKAT ALAT BUKTI KETERANGAN AHLI DALAM PEMERIKSAAN SENGKETA TANAH DI PENGADILAN NEGERI KUPANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Servulus Rivaldo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 3</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sukardan Aloysius SH., M.Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOssie M.Y. Jacob SH., M.Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Agustinus  Hedewata</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv+68 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Alat  bukti  keterangan  ahli  dalam  pemeriksaan  sengketa  tanah merupakan keterangan atau pendapat dari seseorang yang memiliki keahlian terhadap sengketa tanah yang sedang disengketakan atau diperkarakan. Kekuatan pembuktian keterangan ahli bersifat bebas dan hakim bebas  untuk  menilainya. Yang menjadi rumusan masalah 1. Bagaimanakah kekuatan mengikat keterangan ahli dalam suatu sengketa tanah di Pengadilan Negeri Kupang ? 2. Bagaimanakah pertimbangan hakim dalam menilai pembuktian sengketa tanah dengan menggunakan keterangan ahli? Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui kekuatan mengikat dari alat buktian keterangan ahli dalam suatu sengketa tanah. (2) Untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menilai pembuktian sengketa tanah dengan menggunakan alat bukti saksi ahli.Metode Penelitian Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis- empiris. Pendekatan yuridis-empiris adalah pendekatan yang dilakukan dengan cara penelitian dilapangan.
Hasil penelitian ini menunjukan: (1)kekuatan mengikat keterangan ahli dalam suatu sengketa tanah di Pengadilan Negeri Kupang dimana keterangan  ahli  dalam  pemeriksaan  sengketa  perdata tidak  memberikan kekuatan pembuktian yang sempurna  Hakim  tidak  wajib mengikuti  pendapat  ahli  tertentu  tersebut,  hakim bebas  untuk  menilainya  bahkan  hakim  boleh berpendapat  lain  dari  keterangan  ahli  jika  bertentangan  dengan  keyakinannya,  jika  hakim  ingin menggunakan  atau  ingin  mengikuti  pendapat  ahli  tersebut,  maka  hakim  harus  yakin  bahwa  hal tersebut adalah benar dan sesuai dengan keyakinannya. apabila hakim memutuskan perkara bersandarkan keterangan seorang ahli, maka keterangan ahli itu sama kekuatannya dengan pembuktian melalui seorang saksi, dengan demikian keterangan ahli dapat merupakan alat bukti dan mengikat. (2) pertimbangan hakim dalam menilai pembuktian sengketa tanah dengan menggunakan keterangan ahli Berdasarkan  ketentuan  Pasal  154  HIR  dan  ketentuan  Pasal  181  RBg,  maka  keterangan  ahli didengar oleh majelis hakim di depan persidangan atas dasar adanya permintaan dari para pihak atau atas perintah hakim karena jabatanya. Kemudian keterangan atau kesaksian ahli tersebut diberikan dibawah sumpah. Pada dasarnya menurut pasal 154 (3) HIR tidak semua orang dapat didengar sebagai saksi ahli. Keterangan ahli ini dalam praktek umumnya dipergunakan agar hakim memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam tentang suatu  hal  yang  bersifat teknis.Jadi  kekuatan  pembuktian  keterangan ahli tergantung  kepada  kebijaksanaan  dan keyakinan hakim.

Kata Kunci: Keterangan Ahli, Alat Bukti, Kekutan Mengikat, Tanah, Pengadilan Negeri Kupang.</note>
<classification><![CDATA[74201]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010088]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231111]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[74201 Ser K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[76bde6e8-b54d-4919-bc9b-4c9159891424.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[24074]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-30 14:04:03]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-04-30 14:46:26]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>