<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24121">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Implikasi Yuridis Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian Yang Di Lakukan Oleh Anak Melalui Mekanisme Diversi Dalam Prespektif Teori Tujuan Pemidanaan]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANASTASYA ELISABETH MEILANIA WATU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KAROLUS KOPONG MEDAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RENY REBEKA MASU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jimmy Pello</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Reny Rebeka Masu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa G. Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Tesis]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Tesis]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 100 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Mekanisme diversi dalam tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh
anak adalah penyelesaian perkara anak diluar pengadilan yang bertujuan untuk melindungi masa depan anak. Tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak pada kasus pertama telah menggunakan mekanisme diversi, tetapi terjadi pengulangan tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis mekanisme diversi dalam tindak pidana pencurian yang di lakukan oleh anak, dan dampak penyelesaian tindak pidana pencurian yang di lakukan oleh anak melalui mekanisme diversi dalam prespektif teori tujuan pemidanaan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode yuridis normatif (Legal Research) yaitu merupakan studi dokumen, yakni dengan menggunakan sumber-sumber data sekunder yang berupa peraturan perundang-undangan, teori-teori hukum. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah sumber hukum primer, sekunder, dan tesier.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan penulis bahwa mekanisme diversi dalam penanganan kasus pencurian yang dilakukan oleh anak, menunjukkan bahwa mekanisme diveris belum tentu dapat memberikan jaminan bahwa anak pelaku tidak akan kembali melakukan tindak pidana pencurian, hal ini dilihat dalam Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak Pasal 8 ayat 3 disebutkan bahwa proses diversi wajib memperhatikan kepentingan korban, kesejahteraan dan tanggung jawab Anak, penghindaran stigma negatif, penghindaran pembalasan, keharmonisan masyarakat dan kepatutan, kesusilaan, dan ketertiban umum, seharusnya memperhatikan juga terkait psikologi anak yang berhadapan dengan hukum, dimana ketika anak pelaku kembali melakukan tindak pidana pencurian atau recidive yang bahkan barang-barang yang dicuri mempunyai nominal yang lebih besar dari pada kasus pertama, menunjukkan bahwa psikologi anak tersebut perlu di perbaiki sehingga pendekatan psikologi hukum sangat diperlukan karena memiliki peran dalam menerapkan spesifik psikologi di dalam hukum, dalam menganalisis sebab-sebab pelanggaran yang dilakukan oleh anak.
Dampak penggunaan mekanisme diversi dalam kasus tindak pidana pencurian yang pertama dilakukan oleh anak pelaku, belum sepenuhnya memberikan pengaruh positif bagi anak yang melakukan tindak pidana, hal ini di buktikan dengan berulangnya tindak pidana oleh anak pelaku , sehingga kesepakatan pelaksanaan diversi tidak mempengaruhi perubahan sikap dan perilaku. Pengulangan kasus pencurian ini, menunjukkan bahwa dalam proses mekanisme diversi yang seharusnya menjadi alternatif proses penyelesaian pada kasus anak guna melindungi masa depan anak justru tidak memberikan efek apapun, karena dalam mekanisme diversi tidak memperhatikan psikologi anak,
 


keluarga anak, dan lingkungan anak maupun pergaulan anak tersebut. Sehingga dalam kasus residiv atau pengulangan ini, diperlukan adanya pendekatan psikologi dalam hukum atau phychology in law yang mampu menganalisis sebab- sebab seorang anak kembali melakukan suatu tindak pidana seperti tindak pidana pencurian.

Kata Kunci : Mekanisme Diversi, Tindak Pidana Pencurian, Residiv</note>
<classification><![CDATA[741.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2211040012]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240424]]></identifier><departementID><![CDATA[Magister Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[741.01 WAT I]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="26970" url="" path="/74101-S2-2211040012-2024-TESIS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Implikasi Yuridis Penyelesaian Tindak Pidana Pencurian Yang Di Lakukan Oleh Anak Melalui Mekanisme Diversi Dalam Prespektif Teori Tujuan Pemidanaan]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-tesis-ilmu-hukumi1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[24121]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-01 08:39:35]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-12 21:53:04]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>