<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24157">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Efektivitas Kinerja Kelembagaan Kelompok Tani Hutan Hetven Dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Di Kelurahan Kobekamusa, Kecamatan Kota So’e, Kabupaten TTS]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>EMILIANA NINI KELEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ASTIN ELISE MAU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA M. E. PURNAMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Lusia Sulo Marimpan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Astin Elise Mau</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Maria M. E. Purnama</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 71 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Hutan rakyat adalah hutan yang berada pada tanah yang dibebani hak milik. Pembangunan hutan rakyat dibangun dengan tujuan untuk mengaktifkan kembali lahan yang tidak diolah atau lahan tidur agar lebih produktif sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat petani hutan rakyat serta tetap mempertahankan fungsi ekologisnya. Salah satu bukti berhasilnya pengelolaan hutan rakyat di NTT terjadi di Kelurahan Kobekamusa, Kabupaten TTS. Program Hutan Rakyat di Kelurahan Kobekamusa dikelola oleh KTH Hetven yang mengurus 25 Ha lahan masyarakat setempat yang menjadi bagian dalam Hutan Rakyat Kobekamusa. Keberadaan KTH Hetven dalam pengelolaan Hutan Rakyat Kobekamusa belum mampu meminimalisir kejadian di luar rancangan kelompok. Dari sisi kelembagaan, KTH Hetven masih merupakan KTH Kelas Pemula, belum memiliki kelengkapan data yang mendukung, seperti SK Pembentukan KTH yang baru keluar pada tahun 2021.
	Untuk mengetahui efektivitas kinerja kelembagaan KTH Hetven dalam penelitian ini menggunakan analisis SWOT yang dibatasi pada penilaian identifikasi aspek internal dan aspek eksternal yang mempengaruhi kinerja KTH Hetven. Dari hasil penelitian, aspek internal untuk kekuatan terdiri dari, (1) Struktur KTH yang jelas, (2) Tanggung jawab anggota terhadap jabatannya, (3) Kelompok dijalankan dengan kekeluargaan, (4) Adanya usaha swadaya, dan (5) Penanaman jenis MPTS. Sedangkan untuk kelemahan terdiri dari, (1) Kelas kelompok masih kelompok pemula, (2) Peralatan yang masih terbatas, (3) Pengolahan kayu masih belum efektif, (4) Kegagalan tanaman MPTS, dan (5) Keterlambatan kelengkapan administrasi. Hasil penelitian aspek eksternal untuk peluang terdiri dari, (1) Kerjasama KTH dengan stakeholder lain, (2) Sasaran pemasaran kayu yang lebih luas, sedangkan faktor ancaman terdiri dari, (1) Intensitas pendampingan yang masih jarang, (2) Terbatasnya kegiatan Pendidikan dan pelatihan, (3) Masih terdapat illegal logging, dan (4) Akses jalan tidak memadai.
Kata kunci: Kinerja Kelembagaan;  Kelompok Tani Hutan;  Hutan Rakyat</note>
<classification><![CDATA[542.51]]></classification><ministry><![CDATA[54251]]></ministry><studentID><![CDATA[1904070032]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240213]]></identifier><departementID><![CDATA[Kehutanan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.51 KEL E]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[prodi-kehutanan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[24157]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-02 18:40:16]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-07 09:22:30]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>