<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2417">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis Kriminologis Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Studi Kasus Di Wilayah Hukum Polsek Insana Kabupaten Ttu)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS EDWIN SONLAI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KAROLUS KOPONG MEDAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROSALIND ANGEL FANGGI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Thelma S M Kadja</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Karolus Kopong Medan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 73 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab dan upaya menanggulangi KDRT di wilayah hukum Polsek Insana, KabupatenTTU.
Hasil penelitian berlokasi di wilayah hukum Polsek Insana, Kabupaten TTU dengan jumlah populasi mencakup seluruh masyarakat Kecamatan Insana.
Teknik pengelolaan data yang digunakan adalah pemeriksaan data(editing) dan penandaan data(coding), serta teknik analisis data memecahkan masalah berdasarkan data primer dan sekunder sehingga diperoleh fakta bahwa, KDRT terjadi di Kecamatan Insana dilatarbelakangi berbagai faktor penyebab yang umumnya terjadi. Namun, yang paling dominan dalam penelitian ini adalah budaya patriarki pada masayrakat. Dalam sistem budaya seperti ini perempuan dipandang sebelah mata dan sebagai sosok yang lemah sehingga sering perempuan mendapatkan berbagai masalah kususnya menjadi korban KDRT. Selain budaya patriarki ada juga faktor penyebab lainnya seperti, miras, ekonomi/kemiskinan, interpretasi agama, legitimasi masyarakat dan pelabelan negatif terhadap perempuan sebagai korban KDRT. Penyelesaian kasus KDRT juga didominasi oleh penelesaian dengan jalur non-penal (tanpa hukum pidana) baik itu secara kekeluargaan dan secara Adat, dari kedua proses penyelesaian ini, yang paling sering ditempuh adalah denagn mediasi secara kekeluargaan. Kesimpualan dari persoalan KDRT di wilayah hukum Polsek Insana, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU adalah, kasus KDRT yang sering terjadi disebabkan adanya budaya patriarki pada masyarakat lokal (Suku Dawan). Dan upaya yang ditempuh dalam penyelesaian kasus didominasi upaya non-penal seperti jalur Adat dan kekeluargaan. Artinya, pemahaman masyarakat tentang adanya UU No 23 Tahun 2004 Tentang PKDRT masih minim sehingga tidak semua kasus yang terjadi diketahui dan dilaporkan ke Kepolisian karena ketergantungan korban terhadap pelaku.Saran dari penulis ialah mengingat KDRT merupakan tindakan kejahatan yang melanggar hak asasi manusia kususnya
perempuan sebagai korban. Maka, diharapkan bagi pemerintah dan aparat penegak hukum setempat agar mengadakan sosialisasi hukum bagi masyarakat dan upaya pendampingan bagi korban KDRT.
Kata kunci : KDRT, faktor penyebab, upaya penanggulangan, budaya patriarki, penal, non-penal.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1602010045]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210610]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Son A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3290" url="" path="/74201-S1-1602010045-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Analisis Kriminologis Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Studi Kasus Di Wilayah Hukum Polsek Insana Kabupaten Ttu)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2417]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-17 15:36:40]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-09-16 09:19:59]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>