<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24172">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Karakteristik Habitat Dan Kandungan Metabolit Primer Pada Alga Coklat (Padina australis) Yang Diambil Dari Perairan Hansisi Dan Akle]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IRENEUS DODI MORUK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUNADJI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NICODEMUS DAHOKLORY</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Felix Rebhung</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sunadji</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Nicodemus Dahoklory</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 29 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Makroalga merupakan tumbuhan perairan (alga) yang bagian-bagian spesifik tubuhnya seperti akar, batang dan daun belum dapat dibedakan, seluruh bagian tubuhnya disebut thalus sehingga makroaga dikelompokan kedalam Thalophyta.Meskipun demikian, makroalga memiliki nilai ekonomis yang tinggi dalam bidang industri, makanan, kosmestik, tekstil dan farmasi untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri (Indriani et al., 1992 dalam Handayani et al., 2004). Pemanfaatan makroalga dikarenakan terdapat subtansi kimia yang digunakan dalam bidang industri. Salah satu substansi kimia dari makroalga yang bermanfat adalah karbohidrat berupa polisakarida seperti alginat, keragenan dan agar, sedangkan komponen penting lainnya adalah protein dan lemak yang semuanya merupakan metabolit primer (Munifah, 2008).
Padina australis merupakan spesies yang tergolong divisi Phaeophyta (makroalga coklat) yang diketahui menghasilkan alginate.Selain itu, Manteu et al., (2018) juga melaporkan bahwa dalam tubuh P. australis jugaterkandung protein, karbihidrat, lemak, serat dan senyawa bioaktif lainnya. Keberadaan P. australis tersebar mulai dari zona intertidal sampai zona subtidal.Akan tetapi dari banyaknya P. australis yang tumbuh masyarakat pesisir belum memanfatkannya secara optimal. Hal dikarenakan kurangnya informasi akan kandungan metabolit primer yang dimiliki alga ini. Masyarakat pesisir menganggap alga jenis ini sebagai tanaman liar di perairan.Sebagai upaya pengembangan dari alga ini, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui data dan infomasi mengenai tempat melekatnya P. australis dan kandungan metabolit primer yang dihasilkannnya.
Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2023 yang dilakukan pada dua lokasi yaitu di perairan Hansisi, Kecamatan Semau dan di perairan Akle, Kecamatan Semau Selatan. Analisis kandungan metabolit primer dilakukan di Laboratorium Kimia, FKIP UNDANA. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif eksploratif. Hasil penelitian dari kedua lokasi tersebut menunjukkan bahwa karakteristik habitat dari P. australispada perairan Hansisi ditemukan melekat pada patahan karang mati yang berada diantara lamun. Padina australisjuga ditemukan dapat melekat pada bekas tali- tali budidaya rumput laut. Selain itu hasil penelitian akan kandungan metabolit primer dari P. australis yang diambil dari perairan Hansisi memiliki kadar protein 15,11%; kadar abu 63,49%; kadar air 1,69%; kadar lemak 1,92%; kadar karbohidrat 17,78%. Pada perairan Akle P. australismemiliki kadar protein 15,18%; kadar abu 55,36%; kadar air 3,37%; kadar lemak 1,90%; kadar karbohidrat 24,19%.

Kata kunci: Alga Coklat (Padina australis), Habitat dan Metabolit Primer</note>
<classification><![CDATA[542.43]]></classification><ministry><![CDATA[54243]]></ministry><studentID><![CDATA[1913010041]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20231211]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Peternakan Kelautan Dan Perikanan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.43 MOR K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-bud-perairan_1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[24172]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-04 13:53:09]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-06 14:20:59]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>