<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24423">
<titleInfo>
<title><![CDATA[DIAGNOSIS TINGKAT KECEMASAN PADA PASANGAN YANG BARU MENIKAH DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR MENGGUNAKAN SKALA HARS (Studi Kasus:]]></title>
<subTitle><![CDATA[GMIT Ebenhaezer Oeba)]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Imanuel Raja Giri</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DERWIN RONY SINA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Clarissa Elfira Amos Pah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Emerensye Sofia Yublina Pandie</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Nelcy Dessy Rumlaklak, S.Kom.,M.Kom</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Arfan Y. Mauko</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 110 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pasangan baru menikah merupakan fase awal dalam kehidupan berkeluarga yang menyatukan seorang laki-laki dan perempuan dari dua keluarga berbeda sehingga membutuhkan penyesuaian untuk dapat menerima kekurangan dan kelebihan satu dengan yang lainnya. Hal ini dapat menimbulkan berbagai konflik yang dapat memicu gejala kejiwaan termasuk kecemasan. Kecemasan merupakan hal yang wajar yang dialami siapa saja terutama pasangan yang baru menikah, namun jika kondisi kecemasan menjadi berlebihan dapat mempengaruhi pasangan mereka yang berdampak pada pernikahan, seperti kualitas pernikahan dan kepuasan pernikahan yang dapat berakibat pada perceraian. Salah satu cara mengurangi dampak kecemasan yaitu dengan berkonsultasi dengan psikolog untuk mengetahui tingkat kecemasan yang sedang dialami sehingga dapat diberikan penanganan. Namun jumlah psikolog klinis yang terbatas yakni 7 psikolog klinis di Kota Kupang mengakibatkan penanganan yang belum merata. Oleh karena itu perlu adanya sebuah sistem yang memiliki pengetahuan seorang pakar dan juga dapat diakses dimana saja agar dapat mengukur tingkat kecemasan pada pasangan yang baru menikah dengan metode certainty factor menggunakan skala HARS yang sekaligus dapat memberikan solusi awal. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap 54 pasangan baru (108 responden), terdapat 27 pasangan dengan kondisi suami dan istri tidak ada kecemasan, 13 pasangan dengan kondisi istri lebih tinggi mengalami kecemasan, 8 pasangan dengan kondisi suami lebih tinggi mengalami kecemasan, 3 pasangan dengan kondisi suami dan istri mengalami kecemasan sangat berat, dan 2 pasangan dengan kondisi suami dan istri mengalami kecemasan ringan. Sistem ini memperoleh tingkat akurasi sebesar 100%, sehingga sistem dapat mendiagnosis tingkat kecemasan dengan tepat sesuai dengan diagnosis yang dilakukan oleh pakar.
Kata Kunci: Sistem Pakar, Kecemasan, Faktor Kepastian, Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), Pasangan Baru.</note>
<classification><![CDATA[552.01]]></classification><ministry><![CDATA[55201]]></ministry><studentID><![CDATA[1906080083]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240202]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komputer]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[552.01 Gir D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_prodi_Ilkom.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[24423]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-08 09:49:25]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-08 15:44:36]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>