<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24627">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis Peran Kepolisian Resor Sikka Dalam Mengurangi Kasus Pencurian Kendaraan Roda Dua Di Kota Maumere]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA FELISITAS ISNA LODANG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ADRIANUS DJARA DIMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DARIUS A KIAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Adrianus Djara Dima</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius A Kian</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[x + 81 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pencurian kendaraan roda dua merupakan masalah serius yang kerap terjadi di Indonesia. Unsur tindak pidana pencurian merupakan perbuatan pengambilan barang yang bukan miliknya,  tindakan  tersebut  dilakukan  tanpa  ijin  atau  kehendak  dari  pemilik kendaraan dengan tujuan pengambilan kendaraan roda dua adalah untuk dipergunakan atau diambil hak kepemilikannya. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini yakni: (1) Bagaimanakah peran Kepolisian Resor Sikka dalam mengurangi kasus pencurian kendaraan roda dua di Kota Maumere? (2) Apakah faktor-faktor yang menghambat Kepolisian Resor Sikka dalam mengurangi kasus pencurian kendaraan roda dua di Kota Maumere?
Penelitian ini merupakan penelitian  hukum  empiris. Berorientasi  pada data  primer (hasil penelitian lapangan). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dengan jumlah informan 9 orang. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kepolisian Resor Sikka melaksanakan berbagai   peran   penting,   yaitu:   menerima   pengaduan   dari   masyarakat,   melakukan penyidikan,  yang  kemudian  dilanjutkan  dengan  pelimpahan    berkas    kepada    jaksa penuntut   umum   untuk   diteruskan   dalam   pemeriksaan perkara di pengadilan. Dalam peran preventif pihak Kepolisian Resor Sikka melakukannya dengan  cara mengadakan kegiatan-kegiatan seperti   operasi   tertentu, razia selektif, penjagaan, patroli kepolisian, dan patroli rutin. Sedangkan peran represif pihak Kepolisian Resor Sikka melakukan tindakan   secara   bersama-sama   dengan   pihak   kejaksaan   dan   pengadilan   dalam menjatuhkan sanksi   pidana (2) Faktor-faktor yang  menghambat Kepolisian Resor Sikka dalam menanggulangi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor antara lain masyarakat terlambat   melapor,   pelaku   melarikan   diri,   pelapor   tidak   mengetahui   siapa    yang melakukan  pencurian,  pelapor  tidak  mempunyai  saksi,  alat  bukti  (CCTV  tidak ada), kendaraan  tanpa kunci, kurangn ya alat  bukti dan barang bukti, kesulitan saat mencari kendaraan yang hilang karena masih melakukan pemeriksaan manual.

Kata Kunci: Peran Kepolisian, Faktor penghambat Pencurian, Kendaraan Roda Dua.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2002010014]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240418]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 LOD A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[24627]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-13 10:48:23]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-13 12:49:10]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>