<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24682">
<titleInfo>
<title><![CDATA[STUDI PENGARUH PENEMPATAN TANGGA PADA PEMODELAN STRUKTUR SIMETRIS DENGAN METODE RESPONSE SPECTRUM ANALYSIS]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Laurens Imanuel Tamelab</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DANTJE ARIE TRESNA SINA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ELSY E HANGGE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jusuf J S Pah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dantje Arie Tresna Sina</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Elsy E Hangge</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang, Nusa Tenggara Timur]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Jurnal]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Jurnal]]></form>
<extent><![CDATA[CXLV + 145]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam mendesain dan menganalisis struktur gedung menggunakan software, seringkali tangga ditiadakan, sehingga kurang diketahui bagaimana perbedaan dan dampak dari masing-masing displacement dan interstory drift yang ditimbulkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dampak dan perbedaan dari struktur gedung yang didesain menggunakan software. Struktur gedung didesain menjadi 3 jenis, yaitu struktur gedung tanpa tangga, struktur gedung tanpa tangga dengan bukaan,  dan struktur gedung dengan tangga. Dalam penelitian ini,analisis strukturnya menggunakan Software Etabs 2016. Hasil penelitian menunjukan untuk nilai perpindahan lateral (displacement) arah X terbesar sampai yang terkecil berturut-turut yaitu  dari gedung dengan tangga, gedung tanpa tangga dengan bukaan, gedung tanpa tangga, dan gedung dengan tangga ketika posisi tangga berada pada tengah-tengah struktur sampai pada posisi tangga berada pada posisi sudut tengah bawah dan sudut tengah atas struktur.. Sedangkan untuk arah Y terbesar sampai terkecil berturut-turut yaitu dari gedung dengan tangga, gedung tanpa tangga dengan bukaan, dan gedung tanpa tangga.  Untuk simpangan antar tingkat, juga menunjukan bahwa untuk arah X nilai simpangan antar tingkat dari yang terbesar ke terkecil berturut-turut yaitu dari gedung dengan tangga, gedung tanpa tangga dengan bukaan, gedung tanpa tangga, dan gedung dengan tangga ketika posisi tangga berada pada tengah-tengah struktur sampai pada posisi tangga berada pada posisi sudut tengah bawah dan sudut tengah atas struktur.dan berdasarkan grafik simpangan antar tingkat arah Y maka dapat dilihat bahwa nilai simpangan antar tingkat dari yang terbesar ke terkecil berturut-turut yaitu dari gedung dengan tangga, gedung tanpa tangga dengan bukaan, dan gedung tanpa tangga. Hal ini dikarenakan nilai simpangan antar tingkat itu sendiri memiliki selisih perpindahan lateral antar tingkat, sehingga semakin besar selisih nilai perpindahan lateral antar tingkat maka semakin besar pula nilai simpangan antar tingkatnya.

Kata Kunci : Tangga, Displacement, Interstory Drift</note>
<classification><![CDATA[22201]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[1706010089]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240425]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[22201 Tam S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_jurnal_Tek_Sipil.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[24682]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-14 21:42:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-15 13:17:44]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>