<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24753">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pembangunan Desa Inklusif  Di Desa Pong Lale Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JULIUS ARSIANUS SUDIRMAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ALFRED OMRI ENA MAU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Laurensius P. Sayrani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jacob Wadu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Laurensius P. Sayrani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Alfred O. Ena Mau</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 138 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini berjudul Pembangunan Desa Inklusif di Desa Pong Lale Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai bertujuan untuk mendeskripsikan, dan   mengetahui  sejauh mana desa Pong Lale menerapkan pembangunan yang bersifat inklusifitas bagi semua warga desa Pong Lale termasuk mereka yang tergolong kelompok rentan atau marginal.Untuk mencapai tujuan penelitian dalam menganalisis, metode yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukan bahwa Penelitian ini dengan indikator yang difokuskan yaitu akses terhadap layanan dasar, partisipasi dalam pengambilan keputusan, kesetaraan gender, dan perlindungan sosial dalam pembangunan desa inklusif di Desa Pong Lale Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai, belum cukup dikatakan sudah terlaksana dalam menerapkan pembangunan yang berbasis inklusifitas, karena dari keempat indikator tersebut belum sepenuhnya terpenuhi.
Akses terhadap layanan dasar masih terdapat ketidakmerataan dalam akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan air bersih. Dikarenakan keterbatasan sarana prasarana, ketidakberlanjutan penyediaan layanan terutama air bersih, dan adanya hambatan bagi kaum disabilitas. Partisipasi dalam pengambilan keputusan, terkait masyarakat marginal dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa masih rendah, dengan dominasi oleh elit. Pada kesetaraan gender, meskipun tidak ada perbedaan akses pendidikan antara pria dan wanita, masih terdapat hambatan bagi perempuan untuk menamatkan pendidikan tinggi, seperti SMA dan perguruan tinggi, karena faktor ekonomi dan pernikahan dini, selain itu ada kebebasan partisipasi dalam lembaga kemasyarakatan desa, namun keberlanjutan kegiatan pemberdayaan perempuan menjadi tantangan. Selain itu, merujuk pada perlindungan sosial, ditemukan pemerataan bantuan sosial masih belum optimal, terutama bagi masyarakat marginal. Perlindungan terhadap kekerasan, terutama pada anak, juga masih belum optimal.

Kata Kunci :  Pembangunan, Desa Inklusif, Akses, Partisipasi, Kesetaraan, Perlindungan Sosial</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003010130]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240507]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 SUD P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[24753]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-16 13:55:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-16 14:18:21]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>