<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24826">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PELAKSANAAN WEWENANG KEPALA DESA DALAM MEMBINA KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT DI DESA WATUKRUS DAN DESA IPIR, KECAMATAN BOLA,  KABUPATEN SIKKA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>VERONIKA NONA ERVI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SARYONO YOHANES</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RAFAEL R TUPEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yohanes G Tuba Helan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Saryono Yohanes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rafael R Tupen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 63 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Peran pemerintah Desa sangatlah penting dalam menyelenggarakan sebuah pemerintah di Desa untuk meningkatkan peran kepala desa serta masyarakat dalam mewujudkan kesejateraan masyarakat desa. Mengingat untuk mencapai tujuan tersebut perlu adanya peningkatan kemampuan penyelenggaraan desa atau pemerintah desa dalam pelaksanaan tugas-tugas dan wewenang pemerintah pemerintah desa, disamping memperkuat partisispasi masyarakat dan kelembangaanya. Rumusan masalah dalam penelitian ini dapat dirumusakan sebagai berikut: (1) Bagaimanakah Pelaksanaan wewenang kepala desa dalam membina ketentraman dan ketertiban masyarakat di Desa Watukrus dan Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka?  (2) Apakah Faktor penghambat pelaksanaan wewenang kepala desa dalam membina ketentraman dan ketertiban masyarakat di Desa Watukrus dan Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsi pelaksanaan wewenang kepala desa dalam membina ketentraman dan ketertiban masyarakat di desa watukrus dan desa ipir, kecamatan Bola, Kabupaten Sikka. 
Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris di mana penelitian mendapatkan data penelitian secara langsung kepada pihak terkait atau instansi dalam penelitian ini. Setelah data yang diperlukan dalam penelitian, maka peneliti mengolah data dan dikelompokan menurut jenis dan sumber datanya. Populasi dalam penelitian ini adalah Kepala Desa, Sekretaris Desa, BPD, Kepala Dusun, RT, RW, Masyarakat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 72 orang. Kepala Desa 2 orang, Sekretaris Desa 2 orang, BPD 10 orang, Kepala Dusun 6 orang, RT 21 orang, RW 11 orang serta masyarakat 20 orang. 
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan Wewenang kepala Desa dalam membina ketentraman dan ketertiban belum berjalan dengan baik. Kepala Desa harus memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menjaga ketentraman dan ketertiban umum serta memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak menyelenggarakan pesta yang melampaui jam. Strategi Kepala Desa dalam membina ketentraman dan ketertiban dalam hal pembinaan masih kurang karena tidak semua masyarakat menerima pembinaan atau sosialisasi. (2) Faktor penghambat pelaksanaan kepala desa dalam membina ketentraman dan ketertiban kurang baik hal berkaitan dengan saran dan prasarana yang digunakan oleh dusun atau satlinmas dalam menjaga keamanan, kebiasaan masyarakat yang belum paham terhadap hukum</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010422]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240425]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Erv.P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Tata_negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[24826]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-21 20:45:16]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-05-22 11:12:51]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>