<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24955">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Faktor Determinan Penelantaran Anak yang Berada di Panti Asuhan Acamister Dulionan Larantuka]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Virginia Maria Nirmala Fernandez</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DIAN LESTARI ANAKAKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>INDRA YOHANES KILING</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dian Lestari Anakaka</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Indra Yohanes Kiling</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Noorce Ch. Berek</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang, Nusa Tenggara Timur]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xi + 104 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan secara mendalam faktor-faktor determinan apa saja yang mengantarkan anak ke Panti Asuhan Acamister Dulianan dari sudut pandang anak. Penelitian ini penting dilakukan karena belum ada penelitian terdahulu tentang ini dari sudut pandang anak sebagai korban penelantaran. Metode Penelitian ini deskriptif kualitatif naturalistik dengan menggunakan dua teknik pengumpulan data yakni menggambar partisipatif dan wawancara tidak terstruktur.  Subjek atau informan penelitian ini 10 orang anak berusia delapan sampai 12 tahun yang diperoleh secara purposive sesuai dengan ketersediaan dan keragaman data untuk memotret fenomena penelantaran dari sudut pandang anak korban penelantaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor determinan penelantaran anak, yakni (1) faktor risiko individu, (2) faktor risiko keluarga dan (3) faktor risiko komunitas. Faktor risiko individu dibedakan atas lima yakni, tingkat ekonomi rendah, kekerasan dalam rumah tangga, orangtua alkoholik muda usia, orangtua tunggal dan orangtua menikah lagi. Faktor risiko keluarga dibedakan atas tiga kelompok yakni ketiadaan perhatian keluarga, minim perhatian keluarga dan tinggal berpindah-pindah. Faktor risiko komunitas dibedakan atas tiga kelompok yakni tempat tinggal yang terisolasi, tinggkat keterlibatan tetangga rendah, dan komunitas dengan fasilitas terbatas. Meskipun penelitian ini dari perspektif anak korban penelantaran, hasil pemotretan ini memberikan validasi dan orisinalitas pengalaman nyata anak korban penelantaran yang perlu didengar oleh orangtua, keluarga dan masyarakat, tokoh agama dan pemerintah serta pihak terkait lainnya untuk mencegah, mengurangi, menolong, menyelamatkan anak korban penelantaran ini sesuai dengan kewajiban dan tanggung jawab masing-masing. Usaha-usaha seperti ini akan menjadi lebih efisien dan efektif bila dilaksanakan secara mendasar, terpadu, terpantau dan berkesinambungan. Peran koordinatif negara mungkin patut diharapkan lebih dominan dalam hal ini.

Kata Kunci		: Penelantaran Anak, Faktor Determinan, Faktor Risiko, Panti Asuhan</note>
<classification><![CDATA[732.01]]></classification><ministry><![CDATA[73201]]></ministry><studentID><![CDATA[1807020063]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240614]]></identifier><departementID><![CDATA[Psikologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[732.01 Fer F]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="27717" url="" path="/70213-1807020063-S1-2024-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Faktor Determinan Penelantaran Anak yang Berada di Panti Asuhan Acamister Dulionan Larantuka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[SKRIPSI_PRODI_IKM.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[24955]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-07-13 11:57:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-07-29 11:03:23]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>