<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25149">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengendalian Persediaan Bahan Baku Kopi  Biji  Pada Café Vape & Coffee Shop Di Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TIARA MEILANY LAY</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LUKAS J B B HATTU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yoseba Pulinggomang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Indri Astuti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Lukas J B B Hattu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yoseba Polinggomang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 98 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku kopi biji. Penelitian ini bersifat studi kasus dengan objek penelitian pada Cafe Vape & Coffee Shop di Kota Kupang. Sebagai sebuah Cafe yang menyediakan berbagai varian minuman kopi, pengelolaan persediaan yang efektif dan efisien sangat penting untuk memastikan kepuasan pelanggan. Data yang dikumpulkan meliputi data historis persediaan, tingkat permintaan harian, dan waktu pemesanan bahan baku kopi biji. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, studi pustaka. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety stock (SS), dan Re Order Point(ROP). Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa penerapan model EOQ pada perusahaan Cafe Vape & Coffee Shop dapat membantu Cafe Vape & Coffee Shop mengurangi biaya penyimpanan dan biaya pemesanan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelian bahan baku kopi biji yang dilakukan oleh perusahaan dinilai kurang efisien dan ekonomis. Dilihat dari hasil kebijakan yang dilakukan perusahaan mengakibatkan pengeluaran pada bulan Januari-Desember 2023 sebesar Rp. 9.797.979 sedangkan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) perusahaan justru harus mengeluarkan biaya sebesar Rp. 9.482.979, maka dalam hal ini perusahaan dapat menghemat biaya sebesar Rp. 315.000. Dengan penggunaan metode Economic Order Quantity (EOQ) akan membuat kuantitas pemesanan menjadi lebih tinggi dan frekuensi pemesanan akan menjadi rendah. Selain itu hasil analisis metode Safety stock dan Reorder point sehingga dapat memperhatikan jumlah persediaan pengaman yang ada di gudang agar tidak mengganggu aktivitas produksi serta perusahaan perlu untuk memperhatikan titik pemesanan kembali. Perusahaan perlu memiliki persediaan pengaman sebanyak 10 kg untuk ada di gudang sehingga, ketika persediaan di gudang tersisa 20 kg maka pada saat itu juga perusahaan perlu untuk melakukan pemesanan kembali. Dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety stock (SS), dan Re Order Point (ROP) maka perubahan dapat melakukan pengendalian persediaan bahan baku untuk memperoleh kualitas bahan baku yang sesuai dengan standar perusahaan.

Kata kunci : Pengendalian, Persediaan, Bahan Baku, Kopi Biji.</note>
<classification><![CDATA[632.11]]></classification><ministry><![CDATA[63211]]></ministry><studentID><![CDATA[2003020006]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240627]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.11 LAY P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-bisnis.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[25149]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-07-17 11:04:50]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-07-22 09:28:38]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>