<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2524">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kebijakan Walikota Kupang Periode 2017-2022 Dalam Menangani Permasalahan Pelayanan Air Bersih Di Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Erik Pratama Dima Talo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LAURENSIUS P SAYRANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Laurensius P Sayrani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 103 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Permasalahan air bersih di Kota Kupang bukan lagi masalah yang baru, tapi merupakan permasalahan yang telah lama dirasakan oleh masyarakat Kota Kupang. Permasalahan air bersih di Kota Kupang hingga saat ini masih menjadi persoalan yang serius bagi Pemerintah dan Warga Kota Kupang, yang sampai sekarang belum juga mendapat penyelesaian. Persoalan air di Kota Kupang memang merupakan isu yang tak henti-hentinya diperbincangkan. Tetapi, isu ini hanya menjadi isu musiman saja yang tidak pernah dicari jalan keluar konkretnya. Roda pemerintahan silih berganti, seiring dengan berjalannya waktu. Pada masa kampanye menjelang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kupang 2017, Walikota dan Wakil Walikota terpilih berjanji akan mengatasi permasalahan air bersih yang telah sekian lama membelenggu masyarakat Kota Kupang. Dalam janji tersebut, bahwa air akan mengalir dalam empat jam per hari. Namun kini, janji tinggal janji, persoalan air bersih belum terselesaikan sampai pada saat ini. Air yang menjadi unsur penting dalam kehidupan justru menjadi masalah dalam ketersediaannya. Hal ini cukup membuat masyarakat Kota Kupang resah karena air bersih yang menjadi kebutuhan utama manusia justru kurang terpenuhi. Dengan kurangnya suplay air bersih dari PDAM sehingga mengharuskan masyarakat Kota Kupang untuk membeli air tangki. pendekatan yang dipilih ialah pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif bertolak dari asumsi tentang realitas atau fenomena sosial yang bersifat unik dan kompleks. Dalam kepemimpinan Walikota Kupang periode 2017-2022, ternyata usaha untuk menyelesaikan persoalan air bersih belum bisa dikatakan optimal, sebab dalam prosesnya sampai sekarang terdapat beberapa permasalahan yang ditemukan dilapangan. Seorang pemimpin yang memimpin suatu daerah yang dipimpinnya sudah sepatutnya memahami betul kondisi wilayahnya dalam berbagai aspek agar berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat lebih dapat dipahami bagaimana jalan keluar untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Hal tersebut hanya dapat dilakukan dengan riset. 
Kata Kunci: Kebijakan Walikota Kupang, Permasalahan Air Bersih, dan Pelayanan Air Bersih.</note>
<classification><![CDATA[672.01]]></classification><ministry><![CDATA[67201]]></ministry><studentID><![CDATA[1603040078]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210630]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[672.01 Tal K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3421" url="" path="/67201-S1-1603040078-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Kebijakan Walikota Kupang Periode 2017-2022 Dalam Menangani Permasalahan Pelayanan Air Bersih Di Kota Kupang]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-ilmu-politik.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2524]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-08-20 19:19:15]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-09-21 08:40:32]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>