<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25278">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Konstruksi Bentuk Pelecehan Seksual Tokoh Jurnalis Perempuan Dalam Film Bombshell 2019 (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Prisilia Cyntia Gampur</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Marselus Robot, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Henny L. L. Lada, S.Sos., M.I.Kom</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Monika Wutun, S,Sos, M.I.Kom</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Marselus Robot, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Henny L. L. Lada, S.Sos., M.I.Kom</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 141 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini di latar belakangi oleh pelecehan seksual yang diterima oleh Jurnalis perempuan yang ditampilkan dalam film Bombshell 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk pelecehan seksual tokoh jurnalis perempuan dikonstruksi dalam film Bombshell 2019. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini berfokus pada 10 scene dalam film Bombshell 2019 yang menjadi objek penelitian, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi non-partisipatif dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa 4 bentuk pelecehan seksual terhadap tokoh Jurnalis perempuan, yaitu (1) pelecehan fisik berupa sentuhan-sentuhan yang tidak diinginkan dan tidak diperlukan, cumbuan, ciuman dan upaya mendekatkan badan; (2) pelecehan verbal berupa ungkapan-ungkapan yang mengarah pada seksualitas, pertanyaan-pertanyaan yang bersifat pribadi, mengomentari penampilan fisik dan identitas gender, bercandaan dengan bentuk menggoda serta peraturan, permintaan, arahan atau undangan aktivitas seksual; (3) pelecehan non-verbal berupa menatap secara dalam, menunjukan foto-foto, video atau gambar yang sensual, bahasa tubuh yang menyerang; dan (4) pelecehan daring (online) berupa mengirimkan teks-teks informasi yang bernuansa seksual serta perundungan dengan menyebarkan berita atau informasi pribadi yang tidak benar melalui elektronik, termasuk media sosial. Penelitian ini juga menemukan 3 faktor yang mempengaruhi terjadinya pelecehan seksual, yaitu (1) faktor ekonomi; (2) faktor relasi kekuasaan; dan (3) faktor struktur dalam tempat kerja. Lingkungan tempat kerja yang tidak mengakui adanya kesetaraan gender dan menganggap perempuan sebagai warga kelas 2, membuat Jurnalis perempuan dalam film tersebut sering mendapatkan pelecehan. 

Kata kunci : Konstruksi, Bentuk Pelecehan Seksual, Jurnalis Perempuan, Film, Charles Sanders Peirce</note>
<classification><![CDATA[702.01]]></classification><ministry><![CDATA[70201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003050008]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240625]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[702.01 Gam K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Ilmu_Komunikasi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[25278]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-07-18 21:09:22]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-07-23 14:39:51]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>