<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="25426">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Dimensi Geografi Dalam Pola Pembagian Lahan (Lodok) Pertanian Sawah Berbentuk Jaring Laba-Laba (Spider Field) Di Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>GODELIVA INDRYANI UDUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ARFITA RAHMAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hamza H. Wulakada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Mikael Samin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hamza Huri Wulakada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>ARFITA RAHMAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[14]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xi + 103 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pola pembagian lahan pertanian sawah oleh leluhur manggarai dilakukan secara berpusat dimana titik nolnya berada di tengah-tengah lahan ulayat yang akan dibagi-bagi.
(1) sistem pembagian tanah ditinjau dari aspek sosial, ekonomi dan budaya (2) pola sebaran air sawah dan (3) strategi pelestarian pola pembagian lahan. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskrptif kualitatif dengan teknik analisis reduksi data dan peta. Hasil penelitian ini menunjukan (1) pembagian sawah yang adil membantu mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi dalam masyarakat. (2) Adannya mata air yang terletak dibagian utara dan ujung barat yang dialirkan melalui program irigasi, sehingga banyak sawah yang mendapatkan air yang cukup, sedangkan sawah yang berada dibagian timur hanya bisa dikerjakan pada saat musim penghujan saja karena kekurangan sumber air (3) Lodok sebagai warisan budaya memiliki nilai penting yang harus dilestarikan, pola pembagian lahan ini menjadi bagian integral dari identitas budaya dan tradisi lokal yang diwariskan ke generasi mendatang. Kesimpulan dalam penelitian diatas Tu’a Teno sebagai Pemangku Adat mempunyai hak untuk mengontrol lahan yang telah dibagi oleh tua teno sebelumnya demi kepentingan bersama agar apa yang telah diwarisi dapat menjadi sesuatu yang dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain,Meskipun ada dua mata air yang digunakan untuk irigasi, volume yang terbatas dari mata air diutara menyebabkan kesulitan dalam mengairi sawah dibagian paling timur, terutama saat musim kemarau, Pelestarian Lodok tidak hanya melibatkan pemangku adat dan masyarakat, tetapi juga didukung oleh pemerintah melalui Dinas pariwisata yang berkolaborasi dengan lembaga terkait untuk menjadikan Lodok sebagai destinasi pariwisata

Kata Kunci: Lahan (Lodok) , Sebaran Air, Strategi Pelestarian.</note>
<classification><![CDATA[872.02]]></classification><ministry><![CDATA[87202]]></ministry><studentID><![CDATA[2001100108]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240626]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.02  UDU D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-geografi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[25426]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-07-22 13:07:53]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-07-23 10:08:34]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>