<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2574">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengembangan Objek Wisata Kelab'ba Maja dan Goa Mabala di Kabupaten Sabu Raijua]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Pe Wara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Paulus Nd L T Ratoebandjoe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Drs. Jacob Wadu, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Drs. Rikhardus S. Klau, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xviii + 118 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendeskripsikan  bagaimana  upaya  pengembangan objek  wisata  Kelab’ba  Maja  dan  Goa  Mabala  oleh  Dinas  Pariwiasata  Kabupaten Sabu  Raijua.  Penelitian  ini  mengambil  lokasi  di  Dinas  Pariwisata  Kabupaten  Sabu Raijua  dan  di  objek  wisata  Kelab’ba  Maja  dan  Goa  Mabala.  Metode  penelitian yang  digunakan  adalah  metode  penelitian  kualitatif,  dengan  informan  berjumlah 11  orang  yang  terdiri  dari  4    unsur  pemerintahan,  1  dari  masing-masing  unsur kelompok  pengelola  dan  5  unsur  pengunjung.  Jenis  dan  sumber  data  yang diperoleh  adalah  data  primer  dan  data  sekunder.  Teknik  pengumpulan  data  yaitu observasi,  wawancara  dan  dokumentasi.  Teknik  analisis  data  yang  digunakan adalah  :  reduksi  data,  penyajian  data  dan  penarikan  kesimpulan.  Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  pengembangan  objek  wisata  Kelab’ba  Maja  dan  Goa  Mabala di  Kabupaten  Sabu  Raijua  belum  maksimal,  hal  ini  terlihat  belum  cukup  tenaga pengelola  baik  secara  kuantitas  maupun  secara  kualitas  bila  dibandingkan  dengan pengunjung  yang  begitu  banyak,  pengelola  bukan  hanya  menerima  dan  melayani pengunjung  tetapi  melaksanakan  tugas  sebagai  kebersihan,  keamanan,  keindahan dan  pemandu  wisata,  tetapi  pengelola  Goa  Mabala  sudah  cukup  banyak  tetapi kebanyakan  tidak  aktif  sebab  tenaga  pengelola  memiliki  pekerjaan  lain  ada  yang bekerja  sebagai  nelayan,  petani,  penambang  pasir  bahkan  karena  tidak  dapat insentif  secara  berkala.  Pendidikan  pengelola  di  kedua  objek  wisata  hanya  lulusan SMA  umum  bukan  pendidikan  khusus  pariwisata  maka  tidak  memilik kemampuan  dasar  dalam  pengembangan  pariwisata.  Selian  dari  pengelola  terlihat juga  sarana  dan  prasaran  yang  masih  belum  memadai  di  kedua  objek  wisata  baik itu  fasilitas  masih  sangat  terbatas  maupun  aksesbilitas  masih  belum  memadai.  Hal ini  juga  mempengaruhi  dalam  mempromosi  yang  tidak  kontinu  sebab  fasilitas  dan saranan  prasaran  belum  memadai,  alokasi  anggaranpun  sangat  terbatas  sehingga promosi  dengan  memanfaatkan  sosial  media  seadanya,  media  elektornik  namun tidak  maksimal    hanya  dimomen  tertentu  saja.  Terkait  partisipasi  pengunjung sudah  cukup  baik  kesadaran  dan  menaati  tata  tertib  dalam  menjaga  memelihara sarana  dan  prasaran  sehingga  masih  bisa  digunakan  dan  dimanfaatkan  oleh wisatawan-wisatawan,  tetapi  wisatawan  masih  belum  sadar  akan  kebersih  wisata sebab  terdapat  banyak  sampah  yang  berserakan  di  lokasi  wisata  hal  ini  juga dipengaruhi  oleh  fasilitas  tempat  sampah  yang  masih  terbatas  sementara  lokasi wisata  yang  luas. 
Kata  Kunci :  Pengembangan, Objek  Wisata,  Kabupaten  Sabu  Raijua.</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703010166]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210830]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 WAR P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3743" url="" path="/63201-S1-1703010166-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pengembangan Objek Wisata Kelab'ba Maja dan Goa Mabala di Kabupaten Sabu Raijua]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI_ADM_NEGARA.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2574]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-06 20:25:07]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-12 08:17:36]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>