<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26076">
<titleInfo>
<title><![CDATA[RITUAL BAGA RAE PADA MASYARAKAT DESA DAINAO KECAMATAN SABU LIAEKABUPATEN SABU RAIJUA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yanti Do Hina</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FRANSINA APRILYSE NDOEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MALKISEDEK TANEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Andreas Ande</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fransina Aprilyse Ndoen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>MALKISEDEK TANEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[kupang,]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 64 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitianini bertujuan untuk mengetahui sejarah ritual bagarae pada masyarakat Desa Dainao Kecamatan Sabu Liae Kabupaten Sabu Raijua, dan untuk mengetahui proses pelaksanaan ritual bagarae pada masyarakat Desa Dainao Kecamatan Sabu Liae Kabupataen Sabu Raijua. Lokasi dalam penelitian ini adalah Desa Dainao Kecamatan Sabu Liae Kabupaten Sabu Raijua. Teknik  penentuan informan dilakukan dengan cara snowball sampling. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi dokumen, wawancara dan observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Hasil Penelitian menunjukan bahwa (1) Ritual Bagaraesudah cukup lama dilakukan oleh masyarakat di Desa Dainao Kecamatan Sabu Liae Kabupaten Sabu Raijua. Ritual bagarae ini dilakukan pada bulan Oktober-November. Bulan Oktober sampai November merupakan syarat yang sudah ditentukan di kalender adat yang diangap sakral dan penting untuk dilaksankan ritual tersebut.Ritual bagarae merupakan salah satu amanat dari Mone Ama (Ketua Adat) yaitu sebagai tanda berakhirnya kegiatan masak gula dan iris tuak, selain itu penyelenggaraan upacara atau ritual bagarae juga untuk menyumbat mulut tanah agar jangan menelan korban, mengecek curah hujan pada musim penghujan yang akan datang, dan juga untuk memagari daerah agar terhindar dari musuh dan malapetaka.Dari sisi sosial, penyelenggaraan upacara bagarae yaitu agar tali persaudaraan antara warga Udu dan Kerogo semakin erat. Nilai-nilai yang terdapat dalam ritual bagaraeyaitu:nilai spritual danreligius, nilai kebersaman dan solidaritas, dan nilai moral dan etika(2) proses pelaksanaan ritual Bagare dilakukan melalui 3 tahap yaitu: tahap persiapan, dalam tahap ini para tetua adat mempersiapkan bahan dan alat yang akan digunakan dalam ritual Bagarealat yang harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum melakukan  ritual Bagarae  adalah Haba ai(ember dari daun nira), habatanae(gayung ), hope(bakul) erru’kelaba, kerigi wore(tempat makan),wela(parang),tu’di(pisau), sedangkan bahan yang perlu disiapkan antara lain hewan korban seperti kambing, anak anjing, sebuah kerigi berisi nasi sorghum (terae hawu) dan air gula/ei donahu. Tahap Pelaksanaan, dalam tahap ini para tetua adat mulai mempersiapkan hewan persembahan yang akan di persembahkan di  tempat persembahan yang ada di kolo merabbu, kolo wag’u, dan ub’ba happu. Tahap akhir, dalam tahap akhir ini para Mone Ama dan seluruh masyarakat melakukan pestan nga’a bagaraedan masyarakat akan saling memberi makanan sebagai tanda mempererat tali persaudaraan antara warga udu dan kerogo.
Kata Kunci:  Ritual, Bagarae, Proses</note>
<classification><![CDATA[872,01]]></classification><ministry><![CDATA[87201]]></ministry><studentID><![CDATA[1901090020]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240625]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Sejarah]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[o]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.01 Yan H]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[aa.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[26076]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-07-29 20:28:13]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-01 15:13:44]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>