<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2622">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Studi Birokrasi Street-Level   Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (Studi Kasus Di Kabupaten Kupang)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Eliazer Teuf</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WILLIAM DJANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 3</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mintje Ratoe Oedjoe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Melkisedek N B C Neolaka</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aloysius Liliweri</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Mintje Ratoe Oedjoe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi E-Library]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[0]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Disertasi]]></form>
<extent><![CDATA[xxviii + 350 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui kondisi dan peran birokrasi street-level dalam penyelenggaraan pendidikan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Kupang. 2) Mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat birokrasi street-level dalam penyelenggaraan pendidikan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Kupang. 3) Mengetahui peran serta masyarakat terhadap birokrasi street-level dalam penyelenggaraan pendidikan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Kupang. 4) Mendesain usulan model penyelengaraan pendidikan Sekolah Menengah Pertama  yang dapat digunakan untuk mereformasi kebijakan pendidikan agar meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kupang. Paradigma yang digunakan adalah interpretif, dengan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah model analisis Miles dan Huberman (reduksi data, display data dan verifikasi/kesimpulan). Dari hasil penelitian terhadap aspek dan gejala/fenomena yang ada ditemukan bahwa rendahnya mutu pendidikan disebabkan oleh beberapa faktor yang terdapat dalam aspek MBS, yakni belum efektifnya pengelolaan SLB, sedangkan aspek  SPMI terkait belum terpenuhinya 8 (delapan) SNP dan Budaya Mutu yang belum menjadi perhatian SLB. Manajer dan birokrat street-level masih berkutat pada upaya pemenuhan SNP, sehingga Budaya Mutu terabaikan, yang ditunjukkan dengan faktor: 1) diskresi yang terbatas 2) sumber daya minimal, 3) prilaku yang menyimpang dari standar, 4) tidak mengedepankan impersonalitas dalam mengukur kinerja, 5) belum maksimal membangun relasi yang baik dengan stakeholder, 6) konflik tujuan, 7) belum efektifnya pelaksanaan kontrol, dan 8) inequality dalam administrasi. Agar mutu pendidikan dapat ditingkatkan maka diperlukan model Street-Level Governance Penyelenggaraan Pendidikan Dasar yakni tata kelola penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan oleh satuan pendidikan dasar dalam semangat Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang berada dalam satu Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diproses dengan spirit New Public Service, Good Governance, Pendidikan Inklusif, diskresi yang tepat, relasi/prilaku dan kinerja yang baik serta menciptakan budaya mutu untuk mendapatkan tingkat kepuasan pelayanan publik yang baik bagi public governance, corporate governance, civil society, dll.
 

Kata Kunci :  Birokrasi Street-Level; Penyelenggaraan Pendidikan; 
                       Sekolah Menengah Pertama.</note>
<classification><![CDATA[630.01]]></classification><ministry><![CDATA[63001]]></ministry><studentID><![CDATA[1712020003]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210824]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[630.01 TEU S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3751" url="" path="/63001-S3-1712020003-2021-DISERTASI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Studi Birokrasi Street-Level   Dalam Penyelenggaraan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (Studi Kasus Di Kabupaten Kupang)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Disertasi_IAD.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2622]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-12 09:55:38]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-13 08:17:11]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>