<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26248">
<titleInfo>
<title><![CDATA[EVALUASI KEBUTUHAN DAN PELAYANAN ANGKUTAN  UMUM PEDESAAN KABUPATEN ALOR  (Studi Kasus :]]></title>
<subTitle><![CDATA[Kecamatan Kabola)]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SHANIA A MAXIANA KARBEKA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TRI MARDIYATI W SIR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>John H. Frans</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Andi Kumalawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Tri Mardiyati W Sir</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>John H.  Frans</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV+108 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Angkutan pedesaan sebagai sarana transportasi, sangat diperlukan masyarakat di pedesaan dalam 
melakukan perjalanan ke kota untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Di Kecamatan Kabola 
ditemui beberapa masalah terkait angkutan pedesaan yaitu usia angkutan yang sudah tua sehingga 
kendaraan sering mogok, jumlah angkutan yang ada tidak semuanya beroperasi setiap hari, waktu 
keberangkatan yang tidak pasti sehingga waktu tunggu penumpang cukup lama, penumpang 
melebihi kapasitas angkut, serta beberapa masalah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk 
mengetahui kebutuhan angkutan umum yang optimal dan mengetahui tingkat pelayanan angkutan 
umum pedesaan di Kecamatan Kabola. Dalam penelitian ini dihitung menggunakan Analisis 
Permintaan (Demand) untuk menghitung kebutuhan angkutan pedesaan, analisis Fuzzy Serfqual 
(Servis Quality) dan Analisis Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui tingkat 
kepentingan dan kepuasan angkutan pedesaan di Kecamatan Kabola. Hasil perhitungan 
menggunakan Analisis Demand diketahui jumlah angkutan yang optimal untuk Kecamatan Kabola 
yaitu perlu ditambahkan 5 unit angkutan pedesaan dan Hasil analisis kepentingan dan kepuasan  
Fuzzy Serfqual (Servis Quality) dan Analisis Importance Performance Analysis (IPA) diketahui 
tingkat pelayanan angkutan pedesaan di Kecamatan Kabola sudah cukup baik. Berdasarkan 
pengukuran tingkat kepuasan penumpang terhadap angkutan pedesaan diketahui persentase tingkat 
kesesuaian antar kepentingan dan kepuasan adalah 81,87%, namun ada beberapa pelayanan yang 
perlu di tingkatkan karena penumpang merasa penting tapi pelayanan yang diberikan masih kurang, 
yaitu pengangkutan penumpang harus disesuaikan dengan kapasitas angkut,penyedia jasa harus 
menyediakan Pelayanan atau fasilitas khusus bagi penyandang cacat, lansia dan ibu hamil,  angkutan 
beroperasi harus sesuai jam berangkat sehingga waktu tunggu penumpang tidak lama dan  sopir 
mengemudi harus sesuai tata tertib berlalu lintas dan memiliki SIM 
Kata kunci: Angkutan pedesaan, Kebutuhan, Pelayanan.</note>
<classification><![CDATA[222.01]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[1806010014]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240429]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[222.01 KAR E]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_teknik_sipil.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[26248]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-07-30 20:59:37]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-02 11:11:26]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>