<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26549">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG SUANGGI DI DESA PIDO KECAMATAN ALOR TIMUR LAUT]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Simon Petrus Gian Laure</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FRANSINA APRILYSE NDOEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MALKISEDEK TANEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Andreas Ande</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fransina Aprilyse Ndoen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>MALKISEDEK TANEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 68 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian dengan judul Persepsi masyarakat tentang suanggi di Desa Pido Kecamatan Alor Timur Laut. Masalah dalam penelitian ini yakni masih banyak masyarakat Desa Pido yang masih mempercayai akan adanya hal-hal mistis atau gaub dari pada agama. Maka tujuan penelitian ini yaakni untuk mengetahui latar belakang orang yang melaksanakan suanggi di Desa Pido Kecamatan Alor Timur Laut, untuk mengetahui presepsi masyarakat  di Desa Pido Kecamatan Alor Timur Laut  tentang kepercayaan suanggi, untuk mengetahui dampak suanggi terhadap sistem kepercayaan masyarakat Desa Pido Kecamatan lor Timur Laut, Teknik penentuan informan dilakukan dengan cara Purposive Sampling. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data yang dilakukan dengan cara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa. 1) Orang yang melakukan suanggi pada dasarnya untuk melindungi dan mempertahankan  diri dari ancaman orang lain dan juga digunakan untuk menjaga perkebunan dan hasil perkebunan. 2) Pandangan masyarakat tentang suanggi sangat merugikan. Dalam hal berkebun masyarakat Desa Pido dimana suanggi sering mencuri dan memakan hasil perkebunan masyarakat, suanggi akan berubah wujud menyerupai hewan. Ada juga suanggi yang memakan manusia dan suanggi yang memakan daging dalam artian suanggi pemakan daging  hewan yang sudah dimasak ditempat acara suanggi sendiri akan bertindak dan memakan daging yang sudah dimasak tanpa diketahui oleh orang-orang yang ada ditempat tersebut tanpa mereka sadari daging tersebut akan habis dengan cepat. 3) Masyarakat Desa Pido pada saat ini masih ada beberapa masyarakat yang masih mempercayai akan adanya hal-hal gaib atau msiitis yaitu suanggi dari pada ajaran agama. Hal ini diakibatkan karena orang yang mengunakan suanggi mereka berpikir bahwa langkah tersebut memberikan jawaban lebih cepat, namun dibalik itu orang yang menggunakan suanggi juga masih mempercayai agama sebagai penolong diakhir hidup mereka.

Kata Kunci : Suanggi, Kepercayaan, Masyarakat</note>
<classification><![CDATA[872.01]]></classification><ministry><![CDATA[87201]]></ministry><studentID><![CDATA[2001090055]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240625]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Sejarah]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.01 Lau P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_sejarah.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[26549]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-02 00:25:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-06 14:26:46]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>