<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26552">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Keanekaragamaan Serangga Hama Dan Musuh Alami Pada Tumpangsari Tanaman  Jagung Dan Kacang Tanah Di Desa Oemasi Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SEVIANA JEBE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TITIK SRI HARINI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RIKA LUDJI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Titik Sri Harini</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rika Ludji</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Agustina Etin Nahas</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xix + 45 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serangga hama dan musuh alami pada tumpangsari tanaman jagung dan kacang tanah, populasi masing-masing jenis serangga dan indeks keanekaragaman serangga hama dan musuh alami pada tumpangsari jagung dan kacang tanah. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pengamatan langsung pada setiap perangkap. Serangga hama dan musuh alami yang ditemukan kemudian dikumpulkan  untuk dikoleksi dan dilakukan identifikasi di Laboratorium Hama Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua jenis serangga hama dan musuh alami  yang ditemukan pada tanaman jagung tumpangsari sama dengaan jenis serangga hama dan musuh alami yang ditemukan pada tanaman kacang tanah tumpangsari, begitupun pada tanaman jagung monokultur. Serangga hama yang ditemukan pada tumpangsari jagung dan kacang tanah serta monokultur jagung di Desa Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang  yaitu Spodoptera litura, Helicoverpa armigera, Anoplocnemis phasiana, Dysdercus cingulatus, Valanga nigricornis,Atractomorpha crenulata, dan Bemisia tabaci, sedangkan musuh alami yang ditemukan yaitu Menochilus sexmaculatus, Urbania acuminate, Mantis religiosa, dan Solenopsis geminata. Populasi hama yang paling banyak ditemukan pada tanaman jagung tumpangsari adalah Helicoverpa armigera dengan jumlah 38 ekor/petak, pada tanaman kacang tanah tumpangsari paling banyak ditemukan adalah Bemisia tabaci dengan jumlah 218 ekor/petak, dan pada monokultur jagung paling banayk ditemukan adalah Helicoverpa armigera dengan jumlah 38 ekor/petak. Sedangkan musuh alami yang paling banyak ditemukan pada jagung tumpangsari adalah Solenopis geminata dengan jumlah 124 ekor/petak, pada kacang tanah tumpangsari paling banyak adalah Solenopsis geminata dengan jumlah 155 ekor/petak, dan pada jagung monokultur paling banyak ditemukan Menochilus sexmaculats dengan jumlah 33 ekor/ petak. Nilai indeks keanekaragaman pada tumpangsari jagung dan kacang tanah adalah 1,834 dan pada monokultur jagung adalah 1.929. Oleh karena itu nilai indeks keragamaan tersebut tergolong dalam kategori sedang.

Kata Kunci : Serangga Hama, Musuh Alami, Tumpangsari, Jagung, Kacang Tanah</note>
<classification><![CDATA[542.11]]></classification><ministry><![CDATA[54211]]></ministry><studentID><![CDATA[18040600019]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240530]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Pertanian]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.11 JEB K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-agrotek.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[26552]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-02 00:56:40]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-07 02:13:58]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>