<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2659">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Adaptasi Sosial Mantan Narapidana Dalam Masyarakat Di Desa Mata Wee Karoro Kecamatan Wewewa Tengah Kabupaten Sumba Barat Daya]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUSAN MELDIANA MALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SYAMSURYADI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dasma A. Damanik</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Syamsuryadi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Lasarus Jehamat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 70 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kebebasan adalah kesempatan yang di tunggu-tunggu bagi setiap mantan narapidana yang telah menjalani masa hukuman untuk dapat kembali menikmati hidup yang lebih baik di lingkungan keluarga maupun dalam lingkungan masyarakat. Akan tetapi kebebasan itu belum sepenuhnya di nikmati oleh mantan narapidana, karena bekas narapidana merupakan beban yang sangat sulit untuk dilupakan oleh masyarakat. Sehingga ketika mantan narapidana kembali ke lingkungan masyarakat ada upaya atau adaptasi yang dilakukan untuk meyakinkan masyarakat bahwa bekas mantan narapidana merupakan jerat untuk kembali  hidup yang lebih baik. Hasil penelitian ini menulis tentang bagaimana upaya yang dilakukan mantan narapidana untuk berbaur kembali di dalam masyarakat, dimana terjadinya perubahan pandangan masyarakat terhadap sosok seseorang yang berubah status mantan narapidana. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan penjelasan tentang bagaimana adaptasi mantan narapidana dalam masyarakat serta pandangan masyarakat terhadap hadirnya mantan narapidana dikehidupan mereka.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjek penelitian ini adalah mantan narapidana berjumlah enam (6) orang yang terpidana satu tahun ke atas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori labeling dan teori sosialisasi. Tipe penelitian adalah deskriptif kualitatif yaitu berupaya untuk menjelaskan fenomena sosial yang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian mengenai adaptasi sosial mantan narapidana, dapat disimpulkan bahwa dalam beradaptasi dengan masyarakat, mantan narapidana di Desa Mata Wee Karoro berusaha keras untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat melalui kegiatan gotong royong, kelompok tani dan kegiatan ekonomi, dengan menunjukan sikap yang baik dan sopan. Melalui ketiga bentuk adaptasi yang dilakukan, dengan berjalannya waktu dapat menyatukan kembali mantan narapidana dengan masyarakat desa tersebut. Adapun saran dari hasil penelitian ini : (1) Bagi mantan narapidana ketika selesai menjalani masa hukuman dalam tahanan dan kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat harus mampu menciptakan adaptasi yang baik melalui sikap moral yang ditunjukan untuk dapat meyakinkan masyarakat dengan stigma negatif yang di berikan dapat merubah dan bahwa sebenarnya mantan narapidana dimata mereka tidak selamanya buruk. (2) Bagi peneliti menyadari bahwa masih banyak ditemukan ketidaksempurnaan dalam penulisan,  oleh karena itu diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk mengkaji lebih dalam lagi dari hasil penelitian ini.</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1634030001]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210825]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 MAL A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3826" url="" path="/69201-S1-1634030001-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Adaptasi Sosial Mantan Narapidana Dalam Masyarakat Di Desa Mata Wee Karoro Kecamatan Wewewa Tengah Kabupaten Sumba Barat Daya]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2659]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-13 17:02:30]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-15 07:26:14]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>