<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26677">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Peran Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Sikka Dalam Pemberdayaan Pengrajin Tenun Ikat di Kecamatan Nita (Studi Kasus di Kelompok Bida Mitan Desa Takaplager)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Elisabeth Yuliani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JENY JACOBA THERIK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>I Putu Yoga Bumi Pradana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jeny Jacoba Therik</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ardy Y.  Pandie</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>I PUTU YOGA BUMI PRADANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi+83 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka dalam pemberdayaan pengrajin tenun ikat di Kecamatan Nita (Studi Kasus Di Kelompok Bida Mitan Desa Takaplager), sehingga adanya upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudaayaan Kabupaten Sikka dalam pemberdayaan pengembangan sumberdaya pariwisata dan ekonomi kreatif. Penelitian ini dilakukan karena ada beberapa permasalahan seperti kurangnya sarana prasarana, kurang modal usaha dan kurang pemasaran sehingga hasil tenun ini kurang diminati. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang berlokasi di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka dan di Desa Takaplager Kecamatan Nita. Yang menjadi fokus penelitian adalah Koordinator, Fasilitator, Stimulator, dan Regulator. Hasil penelitian menunjukan kegiatan pemberdayaan kelompok pengrajin tenun ikat Bida Mitan di Desa Takaplager, Kecamatan Nita yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka sejauh ini sudah berjalan dengan baik, namun masih terdapat beberapa indikator yang belum berjalan dengan optimal. Disini peneliti menyimpulkan bahwa antara pemerintah dinas pariwisata dengan kelompok tenun ikat Bida Mitan di desa Takaplager tidak terjalinnya koordinasi yang baik. Peran dinas pariwisata sebagai fasilitator masih kurang dalam hal memfasilitasi alat dan bahan produksi untuk menenun sedangkan untuk pelatihan sendiri Pemerintah dinas pariwisata sudah bagus dengan cara memberikan pelatihan kepada kelompok tenun ikat Bida Mitan. Peran dinas pariwisata sebagai stimulator masih kurang berkontibusi dalam pemasaran hasil tenun ikat kelompok Bida Mitan sehingga nilai jual tenun ikat pada kelompok Bida Mitan tidak mengalami peningkatan. Peran dinas pariwisata sebagai regulator sudah baik dikarenakan pemerintah berhasil memperjuangan dan mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual terhadap para pengrajin tenun ikat di Kabupaten Sikka. Saran dari penelitian ini adalah Dinas pariwisata perlu lebih giat dalam meninjau langsung aktivitas kelompok bida mitan dan membantu melengkapi fasilitas dan juga membantu dalam pemasaran kelompok bida mitan
Kata Kunci : Peran, Pemberdayaan, Kelompok Tenun Bida Mitan</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1903010010]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240628]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 Yul P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI_ADM_NEGARA.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[26677]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-03 12:18:53]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-05 09:45:50]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>