<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="26731">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERJUANGAN HAK ATAS TANAH” (Studi Kasus Pada Masyarakat Pubabu, Desa Linamnutu, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fransisco Titus Lebi Paul Lazar Tukan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HOTLIF ARKILAUS NOPE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lasarus Jehamat, S.Sos, MA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr.Drs Blajan Konradus,MA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Konflik agraria antara negara dan petani selalu menempatkan petani dalam ancaman penggusuran dengan alasan pembangunan. Kenyataannya, Hukum Adat yang telah ada sebelum kemerdekaan harus tunduk pada hukum positif Indonesia. Pergesekan antara kedua asas hukum ini memicu pertentangan antara petani dan negara. Meskipun ada perlindungan terhadap hak asasi manusia seperti hak menyampaikan pendapat dan hak hidup, perlindungan terhadap masyarakat adat tetap tidak bermakna jika harus bertentangan dengan kepentingan pemerintah. Oleh karena itu, perjuangan masyarakat Pubabu adalah perjuangan yang timbul dari kesadaran dan perlawanan yang tak kenal lelah, semakin menyadari bahwa ketertindasan tidak akan berakhir jika kaum tani tidak bersatu dan berjuang bersama sektor rakyat lainnya. Maka Peneliti tertarik untuk mengetahui kedudukan hak atas tanah atau hutan serta bentuk perjuangan rakyat Pubabu dalam memperjuangkan hak atas tanah dari Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan teori Anthony Giddens. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif untuk memahami secara mendalam permasalahan dalam gerakan rakyat melawan monopoli dan perampasan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan adat atau tanah yang diperjuangkan oleh masyarakat adalah milik bersama masyarakat Hukum Adat Amanuban. Ada dua bentuk perjuangan masyarakat Pubabu, Pertama perjuangan terbuka, meliputi; kampanye media, dengar pendapat, boikot, mobilisasi massa, penghadangan, dan pendudukan. Kedua, perjuangan tertutup meliputi: Pembangunan organisasi Pemuda Baru Indonesia (PEMBARU) Ranting Linamutu, Membangun kembali rumah yang tergusur dan tetap menanam, Tetap bertahan dan tidak keluar sekalipun mendapatkan perintah pengusiran dengan tindakan-tindakan yang tidak demokratis. Meskipun gerakan ini telah mencapai beberapa pencapaian, kenyataannya adalah bahwa rakyat masih terus bertahan hingga saat ini.

Kata Kunci: Perjuangan Petani, Tanah , Pubabu</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703030044]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240613]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Tuk P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_Sosiologi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[26731]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-03 15:48:27]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-08 09:28:50]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>