<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27017">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KOMUNIKASI RITUAL ADAT KELUBA KERORIN (Studi Etnografi Komunikasi pada Masyarakat Desa Helanlangowuyo Kecamatan Ile Boleng Kabupaten Flores Timur)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Wilhelmina Vincensia Ola Lewokeda</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Maria Yulita Nara,S.Sos,M.I.Kom</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Yermia Djefri Manafe, S. Sos, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Yermia Djefri Manafe, S.Sos, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Maria Yulita Nara, S.Sos., M.I.Kom - 198905182019032024</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Emanuel S. Leuape, S.I.Kom, M.I.Kom</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIV + 108 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Ritual adat Keluba Kerorin adalah ritual yang mempraktekan cara pengelolaan sarung tenun yang pembuatannya berasal dari kapas menjadi benang dan kemudian menghasilkan sarung dari pewarnaan asli. Namun saat ini ritual Keluba Kerorin mengalami perubahan makna di beberapa kampung di Adonara yaitu mengumpulkan keluarga yang jauh terkhususnya untuk para perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peristiwa komunikasi dan pola komunikasi yang terkandung dalam ritual Keluba Kerorin. Metode penelitian ini adalah metode etnografi komunikasi Dell Hymes yaitu SPEAKING. Hasil penelitian ini adalah peristiwa komunikasi berdasarkan etnografi. Dell Hymes yaitu 1) Setting meliputi ritual keluba kerorin yang dipimpin oleh inawae beruin dengan tempat pelaksanaanya dirumah perempuan tertua yaitu di halaman rumah, di pondok dalam keadaan kusyuk, tenang, santai, bahagia, akrab. Ritual ini biasanya dilaksanakan pada saat awal-awal tahun atau masa panen jagung. 2) Participant yakni tuan rumah/perempuan tertua, peserta ritual/perempuanlainnya dalam satu garis keturunan ibu, keluarga laki-laki dari peserta ritual, dan tetangga yang laki-laki. 3) Ends atau tujuan yaitu untuk mempersatukan seluruh keluarga dari satu garis ibu sekaligus meminta restu leluhur untuk melaksankan ritual agar bisa memberikan hal-hal baik kepada semua peserta ritual. 4) Act secuence dalam ritual Keluba Kerorin yakni: menyiapkan hal-hal yang diperlukan, menyambut kedatangan peserta ritual lainnya, makan siang bersama, ritual makan jagung sekaligus meminta restu untuk pelaksanaan ritual, makan malam sekaligus tuturan adat,makan malam bersama, diberi santan kelapa pada rambut peserta ritual, sarapan bersama. 5) Key atau nada bicara dalam ritual Keluba Kerorin ialah santun, lambat dan agak tinggi. 6) Instrumental yang digunakan ialah bahasa Lamaholot dan simbol-simbol seperti jagung, ikan, tebu, semangka, dan damar/padu. 7) Norms yang berlakudalam ritual Keluba Kerorin ialah menyiapkan simbol yang diperlukan dalam ritual seperti jagung, ikan, tebu, semangka, dan damar/padu. 8) Genre dalam ritual Keluba Kerorin ialah berupa doa dengan bentuk penyampaian berupa permohonan dan harapan, dan pola Pola komunikasi dalam ritual Keluba Kerorin ialah pola komunikasi primer atau utama yaitu pola komunikasi yang melibatkan pola verbal dan nonverbal. Komunikasi verbal dapat dilihat dari ungkapan yang disampaikan dengan penuturan dalam bahasa Lamaholot dan anggukan kepala, menunduk, dan lainnya merupakan komunikasi nonverbal.

Kata kunci: Etnografi Komunikasi, Ritual, Keluba Kerorin.</note>
<classification><![CDATA[702. 01]]></classification><ministry><![CDATA[70201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003050048]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240628]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[702. 01 Lew K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Ilmu_Komunikasi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[27017]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-06 13:53:28]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-12 08:27:33]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>