<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27178">
<titleInfo>
<title><![CDATA[MOTIF PENGGUNAAN WHATSAPP SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI MILLENIAL DALAM KEGIATAN  KEAGAMAAN DI MASA PANDEMIC COVID-19  (Studi Kasus Pemanfaatan WhatsApp oleh Pemuda GMIT Moria  Liliba Kota Kupang)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Elsye D. Ch. Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SILVANIA STELLA EPIPHANIA MANDARU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Emanuel S.  Leuape</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Silvania Stella Epiphania Mandaru</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Mas'amah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Emanuel S.  Leuape</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 77 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini di latar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap bagaimana pemanfaatan WhatsApp sebagai media komunikasi millenial dalam kegiatan keagamaan di Masa Pandemic Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Motif penggunaan WhatsApp sebagai media komunikasi millenial guna menghubungkan banyak orang dalam satu waktu untuk mendiskusikan dan memutuskan suatu rencana. Terutama pada saat kebijakan social distancing atau pembatasan sosial dikarenakan adanya Covid-19. Peneliti tertarik untuk menjadikan sebagai bahan penelitian karena kala itu semua aktifitas hanya bisa dilakukan dari rumah sehingga peneliti merasa penting untuk mengetahui bagaimana WhatsApp sebagai media perantara komunikasi di saat semua orang tidak bisa saling bertatap muka untuk melakukan setiap aktifitasnya, terlebih pada kegiatan keagamaan Pemuda Millenial di GMIT Moria Liliba Kota Kupang akibat wabah Covid-19. Teori yang digunakan adalah Teori Kontruksi Sosial Teknologi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode Studi Kasus dan Objek Penelitiannya adalah pemuda GMIT Moria Liliba Kota Kupang yang merupakan pemuda dan pengurus pemuda yang aktif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif penggunaan WhatsApp sebagai media komunikasi di masa pandemic Covid-19 adalah sebagai sarana untuk tetap berkomunikasi dan terhubung dengan orang-orang pada masa pandemic Covid-19, untuk mendapatkan dan menyebarkan informasi terkait kegiatan keagamaan GMIT Moria Liliba Kota Kupang di masa pandemic Covid-19, dan untuk menunjang kegiatan keagamaan agar tetap bisa dilaksanakan di masa pandemic Covid-19. Hasil penelitian ini di dukung dengan Teori Konstruksi Sosial Teknologi yang dikemukakan oleh Pinch dan Bijker yang berpendapat bahwa teknologi hadir untuk menjawab kebutuhan manusia, atau dengan kata lain perkembangan teknologi diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Dari hasil penelitian ini di harapkan kepada penelitian berikutnya agar dapat melengkapi kekurangan dalam penelitian ini, sehingga bisa lebih detail lagi dalam pembahasannya dengan melakukan penelitian pada penggunaan aplikasi WhatsApp sehingga dapat memperkaya hasil penelitian.

Kata kunci: Motif Penggunaan WhatsApp, Media Komunikasi, Millenial</note>
<classification><![CDATA[702.01]]></classification><ministry><![CDATA[70201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703050148]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240527]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[702.01 Man M]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="29918" url="" path="/70201-S1-1703050148-2024-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[MOTIF PENGGUNAAN WHATSAPP SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI MILLENIAL DALAM KEGIATAN  KEAGAMAAN DI MASA PANDEMIC COVID-19  (Studi Kasus Pemanfaatan WhatsApp oleh Pemuda GMIT Moria  Liliba Kota Kupang)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Ilmu_Komunikasi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[27178]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-07 12:50:04]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-09 12:41:48]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>