<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27215">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penegakan Hukum Pidana Terhadap Pemalsuan Identitas Profesi Dokter Gigi Yang Melakukan Tindakan Medik    Di Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA ELFRIANY CLARITA SIU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DARIUS A KIAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius A Kian</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 68 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dokter mempunyai peranan yang sangat penting sebagai salah satu komponen utama dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam praktiknya, dokter sebagai tenaga kesehatan harus terus meningkatkan mutunya melalui  pelatihan pendidikan, sertifikasi, registrasi, perizinan, pembinaan, pengawasan, dan pemantauan yang berkesinambungan agar kinerja praktik kedokteran selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemalsuan identitas profesi dokter merupakan hal yang sering terjadi, tetapi masyarakat umum kurang lebih berhati-hati dalam memilih dokter dan dokter gigi. Masyarakat selalu lebih menyukai harga yang murah dan hasil yang bagus. Sekalipun diperoleh hasil yang baik, kebersihan dan sterilitas peralatan yang digunakan harus diperhatikan. Sebagai contoh, ada kasus pemalsuan identitas profsi dokter gigi yang terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Rumusan masalah adalah: (1) Bagaimanakah modus operandi pemalsuan identitas profesi dokter gigi yang melakukan tindakan medik?; (2) Bagaimanakah penegakan hukum pidana terhadap pemalsuan identitas profesi dokter gigi yang melakukan tindakan medik.
Penelitian merupakan penelitian yuridis empiris yang dilaksanakan di Kepolisian Resor Kota Kupang dan Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan studi kepustakaan/ dokumen. 
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Modus operandi yang dilakukan pelaku pemalsuan identitas profesi dokter gigi yang melakukan tindakan medik yaitu pelaku menggunakan alat-alat kesehatan, mempromosikan diri dengan pergi kerumah rumah warga, menggunakan metode yang serupa dengan dokter gigi, menggunakan tanda pengenal identitas dokter gigi lengkap dengan gelarnya. (2) Penegakan hukum yang dilakukan pihak kepolisian dan pengadilan berupa penyelidikan dan penyidikan serta penuntutan dan persidangan.
Saran yang diajukan adalah membentuk tim khusus untuk menanggapi dan menyelidiki kecurigaan adanya tindak pidana, melakukan sosialisasi mengenai modus operandi, serta menjadikan peraturan perundang-undangan sebagai landasan penegakan hukum serta lebih menerapkan aturan-aturan hukum yang berlaku. Dengan tindakan ini, penegakan hukum terhadap pemalsuan identitas profesi dokter gigi yang melakukan tindakan medik dapat ditingkatkan.

Kata Kunci: Penegakan Hukum Pidana, Modus operandi, Pemalsuan Identitas, Profesi Dokter Gigi, Tindakan Medik.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2002010202]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240610]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 SIU P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="29951" url="" path="/74201-S1-2002010202-2024-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Penegakan Hukum Pidana Terhadap Pemalsuan Identitas Profesi Dokter Gigi Yang Melakukan Tindakan Medik    Di Kota Kupang]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[27215]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-07 14:50:18]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-09 14:56:57]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>